Jalan di Depan Asrama Brimob di KS Tubun Masih Diberi Kawat Duri

Kompas.com - 27/05/2019, 13:16 WIB
Jalan KS Tubun di Jakarta Barat di sekitar Asrama Brimob Petamburan, sudah bisa dilalui warga Senin (27/5/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMJalan KS Tubun di Jakarta Barat di sekitar Asrama Brimob Petamburan, sudah bisa dilalui warga Senin (27/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kerusuhan 22 Mei 2019, jalan masuk ke Asrama Brimob di kawasan KS Tubun, Jakarta Barat, masih ditutup kawat duri hingga Senin (27/05/2019) ini. Namun, masyarakat tetap bisa melintasi jalan itu karena hanya setengah jalan yang ditutupi kawat duri.

Soleh, warga setempat, mengatakan jalan masuk itu akan ditutup penuh mulai pukul 10.00 malam.

Baca juga: Karangan Bunga Terima Kasih Polri Mendarat di Asrama Brimob KS Tubun

"Kalau jam 10.00 ini jalanan yang dibuka ini ada watercanon-nya. Kawat duri juga tutup full pas jam 10 malam," kata Soleh.

Petugas Oranye sebut sampah di KS Tubun capai 3,6 ton pada Kamis (23/05/2019).KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUM Petugas Oranye sebut sampah di KS Tubun capai 3,6 ton pada Kamis (23/05/2019).

Dari pantauan Kompas.com, penjagaan di sekitar Asrama Brimob tidak terlalu ketat. Ada beberapa polisi yang berjaga tetapi jumlahnya tidak banyak.

Beberapa kios sekitar lokasi itu juga sudah berjualan seperti biasa. Masyarakat beraktivitas normal.

Namun, sebelas mobil yang dibakar massa pada kerusuhan 22 Mei itu masih berada di depan Asrama Brimob. Mobil-mobil tersebut masih diberi garis polisi dan disekelilingnya terdapat karangan bunga yang dikirim warga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X