Polisi Kantongi Bukti Video Mantan Kapolda Metro Jaya Serukan Makar

Kompas.com - 11/06/2019, 12:19 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono memberi keterangan pers terkait penangkapan Jerry D Gray yang sebut pemeritah komunis, Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono memberi keterangan pers terkait penangkapan Jerry D Gray yang sebut pemeritah komunis, Selasa (28/5/2019).

JAKARTA,  KOMPAS.com - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob sebagai tersangka kasus dugaan makar berdasarkan barang bukti berupa video.

Dalam video tersebut, Sofyan diduga menyuarakan upaya makar.

"Ada ucapan (makar) dalam bentuk video, kan, kita sudah gelar perkara dan berdasarkan hasil gelar perkara itu, statusnya (Sofyan Jacob) dinaikkan menjadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: 3 Fakta Penetapan Mantan Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Kasus Makar

Kendati demikian, Argo tak merinci ucapan makar yang disuarakan Sofyan tersebut.

"Saya enggak lihat videonya, tentunya penyidik sudah lebih paham. Namanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, berarti sudah memenuhi unsur (dugaan makar)," ucapnya. 

Sofyan dilaporkan bersamaan dengan kasus dugaan makar Eggi Sudjana beberapa waktu lalu ke Bareskrim Mabes Polri.

Baca juga: Mantan Kapolda Metro Jaya Akan Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Makar Pekan Depan

Namun, kasus Eggi diproses lebih cepat sehingga Eggi lebih dulu jadi tersangka dibanding Sofyan.

Sofyan disangka telah melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebarkan Hoaks Pornografi, Pemilik Instagram Mengaku Benci Syahrini

Sebarkan Hoaks Pornografi, Pemilik Instagram Mengaku Benci Syahrini

Megapolitan
Terapkan Pergub Keluar Masuk Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Dijaga Satpol PP DKI

Terapkan Pergub Keluar Masuk Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Dijaga Satpol PP DKI

Megapolitan
Siswa di DKI Mulai Belajar 13 Juli, Berikut Kalender Pendidikan 2020/2021

Siswa di DKI Mulai Belajar 13 Juli, Berikut Kalender Pendidikan 2020/2021

Megapolitan
Bersiap New Normal, MRT Ajukan Penambahan Jumlah Maksimal Penumpang

Bersiap New Normal, MRT Ajukan Penambahan Jumlah Maksimal Penumpang

Megapolitan
Ini Daftar Lokasi Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Timur

Ini Daftar Lokasi Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Timur

Megapolitan
Ini Kalender Pendidikan Tahun 2020/2021 di Jakarta, Dimulai 13 Juli 2020

Ini Kalender Pendidikan Tahun 2020/2021 di Jakarta, Dimulai 13 Juli 2020

Megapolitan
Miliki Riwayat Batuk, Tukang Becak Berusia 60 Tahun Meninggal di Tengah Jalan

Miliki Riwayat Batuk, Tukang Becak Berusia 60 Tahun Meninggal di Tengah Jalan

Megapolitan
Polisi Buru Pemilik Akun Instagram yang Cemarkan Nama Baik Syahrini

Polisi Buru Pemilik Akun Instagram yang Cemarkan Nama Baik Syahrini

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik Akun Instagram yang Unggah Video Syur Mirip Syahrini

Polisi Tangkap Pemilik Akun Instagram yang Unggah Video Syur Mirip Syahrini

Megapolitan
Pembuatan SIKM Dapat Dilakukan dengan Sistem Tanggungan, Begini Caranya

Pembuatan SIKM Dapat Dilakukan dengan Sistem Tanggungan, Begini Caranya

Megapolitan
Puluhan Pedagang Pasar Perumnas Klender Jalani Rapid Test dan Swab

Puluhan Pedagang Pasar Perumnas Klender Jalani Rapid Test dan Swab

Megapolitan
Nekat Selundupkan Pendatang ke Depok, Operator Angkutan Akan Dicabut Izinnya

Nekat Selundupkan Pendatang ke Depok, Operator Angkutan Akan Dicabut Izinnya

Megapolitan
Ingat, Jangan Mendadak Urus SIKM

Ingat, Jangan Mendadak Urus SIKM

Megapolitan
Polda Metro Jaya: Tak Bisa Tunjukkan SIKM, 2.898 Kendaraan Diputar Balik

Polda Metro Jaya: Tak Bisa Tunjukkan SIKM, 2.898 Kendaraan Diputar Balik

Megapolitan
Keluar Masuk Kota Bekasi Juga Menggunakan SIKM, Begini Aturannya

Keluar Masuk Kota Bekasi Juga Menggunakan SIKM, Begini Aturannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X