Pengacara: Mulan Jameela Akan Jenguk Dhani, Bawa Makanan Favorit

Kompas.com - 13/06/2019, 13:16 WIB
Mulan Jameela menggunakan hak pilihnya di TPS 49, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanMulan Jameela menggunakan hak pilihnya di TPS 49, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani, akan dibesuk oleh istrinya, Mulan Jameela, di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Kamis (13/6/2019) siang ini.

Pengacara Dhani, Hendarsam Marantoko, mengatakan, Mulan akan membesuk Dhani tanpa didampingi anak-anak kandung Dhani.

"Kita sarankan sih secepatnya karena jam besuk kan terbatas, mungkin sekitar jam 2. Sendiri ya, masih sendiri," kata Hendarsam kepada wartawan di Rutan Cipinang.

Baca juga: Ahmad Dhani Juga Tak Satu Sel dengan Perokok di Rutan Cipinang


 

 

Hendarsam menuturkan, Mulan kemungkinan  membawakan makanan favorit Dhani yaitu makanan khas Jawa Timur atau makanan asal Jakarta.

"Biasanya bawa makanan, biasanya makanan Jawa Timur, tetapi ini enggak tahu, biasanya Mas Dhani lidah Jawa Timur-an, cuma karena kemarin sudah dari Jawa Timur, apakah kesukaan Mas Dhani di Jakarta atau bagaimana," kata Hendarsam.

Adapun Hendarsam tiba di Rutan Cipinang sekira pukul 12.10 WIB.

Sesampainya di Rutan Cipinang, Hendarsam langsung bergerak menuju ruang tahanan untuk mengecek kondisi kliennya setelah kembali ditahan di Rutan Cipinang.

"Belum ada (keluhan), makanya kami mau koordinasi juga dengan karutan. Saya rasa sekarang belum tahu," ujar dia.

Baca juga: Alasan Ahmad Dhani Tak Satu Sel dengan Tahanan Beda Pandangan Politik

Dhani tiba di Rutan Cipinang pada Kamis pagi sekira pukul 06.50 WIB.

Ia dipindah dari Rutan Medaeng, Surabaya, setelah  menjalani sidang vonis kasus vlog "Idiot" di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebelum dibawa ke Surabaya, Dhani sempat mendekam di Rutan Cipinang setelah divonis dalam kasus ujaran kebencian yang ditangani Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dhani kembali ditahan di rutan karena vonis hakim dalam kedua kasus tersebut belum berkekuatan hukum tetap.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakarta Utara Akan Pasang Alat Pengukur Kualitas Udara di Lokasi Peleburan Alumunium

Pemkot Jakarta Utara Akan Pasang Alat Pengukur Kualitas Udara di Lokasi Peleburan Alumunium

Megapolitan
Resmikan Gerakan Indonesia Bersih di Bekasi, Iriana Jokowi Singgung Sampah di Kali Bahagia

Resmikan Gerakan Indonesia Bersih di Bekasi, Iriana Jokowi Singgung Sampah di Kali Bahagia

Megapolitan
Sudah Damai, Pengacara Ingin Kasus Ibu Hamil yang Diberi Obat Kedaluwarsa Tetap Lanjut

Sudah Damai, Pengacara Ingin Kasus Ibu Hamil yang Diberi Obat Kedaluwarsa Tetap Lanjut

Megapolitan
Minimarket di Cikupa Terbakar, Tiga Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Minimarket di Cikupa Terbakar, Tiga Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Megapolitan
Ini Alasan Kolonel Beben Ingin Maju di Pilkada Tangsel 2020

Ini Alasan Kolonel Beben Ingin Maju di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kata Demokrat soal Ajakan Bentuk Koalisi Gemuk dari PDI-P di Pilkada Depok

Kata Demokrat soal Ajakan Bentuk Koalisi Gemuk dari PDI-P di Pilkada Depok

Megapolitan
Melihat Keanehan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Melihat Keanehan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

Megapolitan
PKB Pesimistis Koalisi Gemuk Bisa Dibentuk untuk Lawan PKS di Pilkada Depok

PKB Pesimistis Koalisi Gemuk Bisa Dibentuk untuk Lawan PKS di Pilkada Depok

Megapolitan
Pengamat: Wagub Lebih dari 1 Hanya Candaan, Bagai Pungguk Merindukan Bulan

Pengamat: Wagub Lebih dari 1 Hanya Candaan, Bagai Pungguk Merindukan Bulan

Megapolitan
Mau Jadi Calon Wali Kota Tangsel, Kolonel Beben Siap Mundur dari TNI

Mau Jadi Calon Wali Kota Tangsel, Kolonel Beben Siap Mundur dari TNI

Megapolitan
Pertengahan September, Serapan APBD DKI 2019 Baru 47,6 Persen

Pertengahan September, Serapan APBD DKI 2019 Baru 47,6 Persen

Megapolitan
Pengendara Tak Tahu Rambu Ganjil Genap, Pemerintah Diminta Revisi Aturan Pembuatan SIM

Pengendara Tak Tahu Rambu Ganjil Genap, Pemerintah Diminta Revisi Aturan Pembuatan SIM

Megapolitan
Penulis Ini Ikut Ambil Formulir Jadi Calon Wali Kota Tangsel Lewat PDI-P

Penulis Ini Ikut Ambil Formulir Jadi Calon Wali Kota Tangsel Lewat PDI-P

Megapolitan
Diajak PDI-P, PPP Belum Tentukan Arah Koalisi dalam Pilkada Depok

Diajak PDI-P, PPP Belum Tentukan Arah Koalisi dalam Pilkada Depok

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Jabodetabek Cerah Berawan

BMKG: Hari Ini Jabodetabek Cerah Berawan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X