"Skybridge" Terintegrasi LRT Akan Dibangun di Pulomas

Kompas.com - 21/06/2019, 21:22 WIB
Suasana peron stasiun LRT Velodrome pada masa uji coba publik LRT Jakarta, Rabu (12/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana peron stasiun LRT Velodrome pada masa uji coba publik LRT Jakarta, Rabu (12/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta menyiapkan rancangan integrasi antara Stasiun LRT Pulomas dan halte transjakarta Pulomas di kawasan Pulomas, Jakarta Timur.

Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, integrasi itu akan diwujudkan dalam pembangunan skybridge yang menembus bangunan apartemen dan pusat perbelanjaan.

"Kalau di sana melewati apartemen akan menjadi pengalaman yang baru, apalagi kalau di apartemen itu ada pusat perbelanjaan, tempat pelanggan bisa window shopping dan lain sebagainya," kata Joseph di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Skybridge Penghubung LRT-Transjakarta Dioperasikan

Joseph menuturkan, skybridge di Pulomas akan dirancang berbeda dengan skybridge di Rawamangun karena dikelilingi bangunan apartemen dan pusat perbelanjaan.

"Berbeda dengan sini yang kita tidak melihat adanya apartemen, di sana ada apartemen Pulomas. Saya menyampaikan ide apakah bisa dibuatkan sebuah jalan skybridge melalui bangunan apartemen?" ujarnya. 

Joseph mengatakan, wacana itu masih dalam tahap desain. Ia mengaku belum bisa memprediksi kapan wacana tersebut dapat terealisasi.

Baca juga: LRT Jakarta Dituding Proyek Gagal, Apa Kata Pelaksana Proyek?

"Untuk merealisasikan ide itu perlu dibuat adanya desain. Nah, desain itu sedang dikerjakan, mudah-mudahan kalau desain ini cocok dengan ide awal, ini yang akan kami realisasikan," ujar Joseph.

Adapun, LRT Jakarta dan Transjakarta telah lebih dahulu tersambung di kawasan Rawamangun lewat skybridge yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dan Halte Transjakarta Pemuda.

Skybridge itu telah dibuka mulai hari ini dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga Jakarta yang ingin berpindah moda transportasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X