Perumahan di Atap Thamrin City Dibangun Sebelum Jokowi Gubernur DKI

Kompas.com - 27/06/2019, 07:38 WIB
Komplek perumahan di atas mal dan apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaKomplek perumahan di atas mal dan apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan, kompleks perumahan di atas Mal dan Apartemen  Thamrin City, Jakarta Pusat, sudah lama dibangun.

Menurut Benni, perumahan itu dibangun sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

"Itu bangunan lama seingat saya, ada izinnya, dibangun era sebelum Pak Jokowi seingat saya," ujar Benni saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Perumahan Mewah di Atap Mal Thamrin City Kantongi Izin

Benni menyampaikan, perizinan kompleks perumahan itu lengkap. Saat ini, pengelola sedang mengajukan perpanjangan sertifikat laik fungsi (SLF).

"Iya, (izinnya) lengkap. Sekarang kalau enggak salah sedang urus perpanjangan SLF," kata Benni.

Sebelumnya diberitakan, sebuah foto menjadi viral di media sosial yang menunjukkan adanya kompleks perumahan lengkap dengan berbagai fasilitas, seperti jalan, kolam renang, dan taman. Perumahan itu terletak di atas mal Thamrin City.

Perumahan ini berdiri di antara tower-tower besar gedung apartemen yang bernama The Jakarta Residence yang juga berdiri di kawasan Thamrin City.

Pantauan Kompas.com, kompleks perumahan ini dilengkapi kolam renang besar. Taman dengan pepohonan hijau menghiasi area sekitar kolam.

Baca juga: Ini 2 Alasan Pengembang Bangun Rumah Mewah di Atas Thamrin City

Hunian-hunian berwarna krem dengan sentuhan abu-abu berjajar di sana. Kompleks ini terdiri dari lima blok, yakni A1-A19, B1-B12, C1-C19, D1-D16, E1-E15, dan F1-F9. Sejumlah mobil terparkir di garasi-garasi perumahan itu.

Sekitar perumahan dihiasi pohon-pohon layaknya perumahan di cluster.

Jalanan di kompleks ini pun dibuat dari aspal yang bisa dilalui sepeda hingga kendaraan roda empat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X