[BERITA POPULER] Kisah Pilu Driver Ojol | Jokowi Disorot Media Asing | Caleg Gagal Mendaftar Anggota BPK

Kompas.com - 05/07/2019, 06:14 WIB
Ilustrasi. MIT salah satu universitas terbaik dunia versi QS WUR. DOK. QS WURIlustrasi. MIT salah satu universitas terbaik dunia versi QS WUR.

Tiga dari lima anggota BPK yang akan berakhir masa jabatannya saat ini juga sebagian merupakan eks politikus, seperti Harry Azhar Azis (Golkar), Rizal Djalil (PAN), dan Achsanul Qosasi (Demokrat). Dari ketiga nama itu, Harry Azhar dan Achsanul Qosasi kembali mendaftar sebagai petahana.

Baca selengkapnya: Saat Caleg Gagal Ramai-ramai Daftar Jadi Anggota BPK...

5. Daftar 10 Universitas Terbaik Dunia, Berapa Peringkat Indonesia?

QS World University Rankings (WUR) telah merilis daftar pemeringkatan universitas terbaik dunia. QS menilai dari pemeringkatan terhadap 1.000 universitas top dunia di dunia tahun ini hanya terjadi sedikit pergerakan di peringkat teratas.

Massachusetts Institute of Technology (MIT), Universitas Stanford, dan Universitas Harvard menjadi tiga besar yang tidak berubah, sementara University of Oxford masih menjadi universitas terbaik di Inggris.

Namun, di luar kinerja baik ini ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan untuk Amerika Serikat dan Inggris. Mayoritas universitas dari AS dan Inggris mengalami penurunan peringkat tahun ini.

Dalam kebanyakan kasus, hal ini terjadi karena pelemahan skor untuk indikator rasio siswa internasional, salah satu indikator yang digunakan untuk menyusun peringkat.

QS belum menemukan korelasi langsung antara penurunan peringkat universitas di Amerika dan Inggris sebagai dampak Donald Trump dan Brexit yang mulai dirasakan. Namun, pastinya, universitas lain mulai menyalip universitas kelas berat tradisional dari Inggris dan AS.

Baca selengkapnya: Daftar 10 Universitas Terbaik Dunia, Berapa Peringkat Indonesia?

5. Mematikan, Ini 5 Fakta Tawon Vespa Affinis yang Ditemukan di Jakarta

Tawon Vespa Affinis atau Hornet. Tawon Vespa Affinis atau Hornet.
Tawon Vespa affinis atau tawon ndas ditemukan di sebuah pohon di Jalan Cilingup Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/7/2019).

Tawon jenis ini merupakan salah satu jenis tawon yang berbahaya dan mampu mematikan manusia dalam waktu singkat.

Tawon ndas bukan jenis tawon baru. Tawon ini juga sempat ditemukan di Klaten dan menewaskan tujuh orang dalam rentang waktu dua tahun terakhir.

Ini beberapa fakta yang perlu diketahui tentang tawon Vespa affinis:

1. Ciri-ciri

Tawon Vespa affinis mempunyai ukuran tubuh sepanjang kurang lebih tiga sentimeter. Warna tawon ini didominasi hitam dengan gelang warna kuning atau oranye di bagian perutnya.

Jika hanya satu atau dua ekor tawon yang menyengat, sengatan tak akan terlalu berbahaya.

Peneliti biologi LIPI Rosichon Ubaidillah, Selasa (2/7/2019), mengatakan, tawon jenis ini menjadi berbahaya ketika menyerang secara berkelompok.

Baca selengkapnya: Mematikan, Ini 5 Fakta Tawon Vespa Affinis yang Ditemukan di Jakarta

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X