Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angkasa Pura II Segera Kirim Bagasi Penumpang yang Tertahan Akibat Listrik Padam di Terminal 3

Kompas.com - 15/07/2019, 12:44 WIB
Ryana Aryadita Umasugi,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Humas Angkasa Pura II Febri Toga memastikan bagasi dan barang sebagian penumpang yang tertinggal di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat listrik padam akan dikirim.

Mereka akan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan yang digunakan oleh para penumpang.

"Selanjutnya kita akan koordinasikan dengan teman-teman airline untuk dikirim langsung di next flight sampai tujuan," ucap Febri saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Pemberitahuan ini akan disampaikan oleh pihak maskapai kepada para penumpang.

Terkait penerbangan ke Krui, Lampung yang hanya ada satu penerbang satu hari pihak Angkasa Pura II akan mencoba untuk mengirim bagasi secepatnya.

Baca juga: Penumpang Keluhkan Listrik Terminal 3 Soekarno-Hatta yang Padam 1,5 Jam

"Itu kewenangan airline, kami berusaha hari ini. Tapi kita koordinasi," kata dia.

Febri pun memohon maaf atas ketidaknyamanan para penumpang akibat padamnya listrik

"Intinya sudah normal dan kami mohon maaf kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanan," tuturnya.

Sebelumnya, terminal 3 Soetta mengalami padam listrik selama satu setengah jam, pada Senin (15/7/2019) pagi.

Baca juga: Listrik Padam di Terminal 3 Bandara Soetta, Ini Penjelasan Angkasa Pura II

Hal ini dikeluhkan oleh penumpang seperti yang dituliskan Bugi Sumirat dalam akun twitternya @kangbugi.

"@AP_Airports @jokowi luar biasa #terminal3 bandara Soetta padam listrik sudah hampir satu jam tanpa ada alternatif lain, generator misalnya. Bandara gelap gulita, air di toilet mati, termasuk ban berjalan. Sekelas terminal 3 yg internasional mengalami kejadian ini kok memalukan ya," tulis Bugi dalam akun twitternya.

Akibat kejadian ini, Terminal 3 gelap gulita selama 90 menit dan air juga mati karena disebabkan listrik padam.

"Saya ke toilet, wastafel tidak ada airnya karena mati lampu. Sekitar pukul 06.23 listrik menyala," ucap Bugi kepada Kompas.com.

Tak berhenti di situ, ketika Bugi tiba di bandara tujuannya di Lampung, ternyata bagasi penumpang masih tertahan di Bandara Soetta.

Baca juga: Listrik Padam di Terminal 3 Soekarno-Hatta, Sejumlah Penerbangan Garuda Terdampak

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pendaftaran PPK Pilkada 2024 Dibuka untuk Umum, Mantan Petugas Saat Pilpres Tak Otomatis Diterima

Pendaftaran PPK Pilkada 2024 Dibuka untuk Umum, Mantan Petugas Saat Pilpres Tak Otomatis Diterima

Megapolitan
Asesmen Diterima, Polisi Kirim Chandrika Chika Cs ke Lido untuk Direhabilitasi

Asesmen Diterima, Polisi Kirim Chandrika Chika Cs ke Lido untuk Direhabilitasi

Megapolitan
Selain ke PDI-P, Pasangan Petahana Benyamin-Pilar Daftar ke Demokrat dan PKB untuk Pilkada Tangsel

Selain ke PDI-P, Pasangan Petahana Benyamin-Pilar Daftar ke Demokrat dan PKB untuk Pilkada Tangsel

Megapolitan
Polisi Pastikan Kondisi Jasad Wanita Dalam Koper di Cikarang Masih Utuh

Polisi Pastikan Kondisi Jasad Wanita Dalam Koper di Cikarang Masih Utuh

Megapolitan
Cara Urus NIK DKI yang Dinonaktifkan, Cukup Bawa Surat Keterangan Domisili dari RT

Cara Urus NIK DKI yang Dinonaktifkan, Cukup Bawa Surat Keterangan Domisili dari RT

Megapolitan
Heru Budi Harap 'Groundbreaking' MRT East-West Bisa Terealisasi Agustus 2024

Heru Budi Harap "Groundbreaking" MRT East-West Bisa Terealisasi Agustus 2024

Megapolitan
Daftar Pencalonan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad Mengaku Dipaksa Maju Pilkada 2024

Daftar Pencalonan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad Mengaku Dipaksa Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Misteri Sosok Mayat Perempuan dalam Koper, Bikin Geger Warga Cikarang

Misteri Sosok Mayat Perempuan dalam Koper, Bikin Geger Warga Cikarang

Megapolitan
Kekejaman Nico Bunuh Teman Kencan di Kamar Kos, Buang Jasad Korban ke Sungai hingga Hanyut ke Pulau Pari

Kekejaman Nico Bunuh Teman Kencan di Kamar Kos, Buang Jasad Korban ke Sungai hingga Hanyut ke Pulau Pari

Megapolitan
Ulah Sindikat Pencuri di Tambora, Gasak 37 Motor dalam 2 Bulan untuk Disewakan

Ulah Sindikat Pencuri di Tambora, Gasak 37 Motor dalam 2 Bulan untuk Disewakan

Megapolitan
Upaya Chandrika Chika dkk Lolos dari Jerat Hukum, Ajukan Rehabilitasi Usai Ditangkap karena Narkoba

Upaya Chandrika Chika dkk Lolos dari Jerat Hukum, Ajukan Rehabilitasi Usai Ditangkap karena Narkoba

Megapolitan
Mochtar Mohamad Ajukan Diri Jadi Calon Wali Kota Bekasi ke PDIP

Mochtar Mohamad Ajukan Diri Jadi Calon Wali Kota Bekasi ke PDIP

Megapolitan
Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika dkk Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika dkk Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Megapolitan
Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, padahal 'Numpang' KTP Jakarta

Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, padahal "Numpang" KTP Jakarta

Megapolitan
Dekat Istana, Lima dari 11 RT di Tanah Tinggi Masuk Kawasan Kumuh yang Sangat Ekstrem

Dekat Istana, Lima dari 11 RT di Tanah Tinggi Masuk Kawasan Kumuh yang Sangat Ekstrem

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com