Oknum Mahasiswa Pengedar Ganja di Kampus Lakukan Transaksi Terang-terangan

Kompas.com - 29/07/2019, 15:21 WIB
Mahasiswa berinisial PHS, merupakan mahasiswa aktif dan berprestasi di kampusnya. KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMMahasiswa berinisial PHS, merupakan mahasiswa aktif dan berprestasi di kampusnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit 3 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Achmad Ardhy mengatakan, oknum mahasiswa pengedar ganja di dalam kampus menjual ganja secara terang-terangan.

"Awalnya, kita pancing dia untuk transaksi di luar kampus, mereka enggak mau. Karena merasa di dalam kampus lebih aman, mereka narik kita dan transaksi di dalam (kampus)," kata Ardhy di Mapolres Jakarta Barat pada Senin (29/07/2019).

Ardhy mengungkapkan, mereka memperlihatkan barang bukti dengan jumlah yang banyak secara terang-terangan di salah satu ruangan di fakultas kampus.

Baca juga: Polisi: Ada 80 Kg Ganja Siap Diedarkan ke Kampus-kampus di Jakarta

Selain itu, dari pengakuan kedua tersangka berinisial PHS dan TW itu, setiap sore beberapa mahasiswa menghisap ganja di sekitar kampus.

"Di taman kampus dipakai buat ngeganja. Selesai kuliah, mereka pasti pakai," lanjut Ardhy.

Kasat Narkoba Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan transaksi di dalam kampus memang lebih berani dibanding transaksi di luar kampus.

"Kalau dalam kampus mereka termasuk berani. Mereka berani menyerahkan langsung face-to-face dengan pembeli," kata Erick.

Sebelumnya, polisi telah menangkap lima orang pengedar ganja jaringan kampus. Dua diantaranya yaitu TW dan PHS merupakan mahasiswa aktif di salah satu kampus di Jakarta Timur.

Baca juga: Pengedar Ganja Jaringan Kampus Adalah Mahasiswa Aktif dan Berprestasi

Sedangkan tiga orang lainnya yaitu, HK, AT, dan FF merupakan mahasiswa drop-out.

Dari penangkapan itu ditemukan 12 kilogram ganja, yaitu 11 kilogram dari dalam kampus dan 1 kilogram dari tiga pengedar.

Atas perbuatan itu tersangka dikenai Pasal 111 Undang Undang no 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba. Ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun sampai seumur hidup.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Megapolitan
Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X