PDMP Klaim 21 Bus Hibah Kemenhub yang Mangkrak Selalu Dirawat

Kompas.com - 08/08/2019, 11:43 WIB
Bus-bus yang akan dioperasikan sebagai bus Transpatriot Bekasi mangkrak setelah dihibahkan Kementerian Perhubungan RI Desember 2018 lalu. Vitorio MantaleanBus-bus yang akan dioperasikan sebagai bus Transpatriot Bekasi mangkrak setelah dihibahkan Kementerian Perhubungan RI Desember 2018 lalu.

BEKASI, KOMPAS.com - Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) selaku pengelola aset sekaligus operator calon bus- bus Transpatriot Bekasi yang mangkrak selama tujuh bulan mengklaim, pihaknya rutin menyervis 21 bus hibah Kementerian Perhubungan itu.

Humas PDMP Iqbal Daud menyebut, bus-bus berwarna biru-putih yang mangkrak di lahan PDAM Tirta Patriot itu dalam kondisi terawat.

"Biaya perawatan itu ditanggung sepenuhnya oleh PDMP. Selama legalitas landasannya belum turun, semua kami rawat agar saat operasional tidak bermasalah," jelas Iqbal melalui sambungan telepon, Kamis (8/8/2019).

"Ketika memang tidak layak kita ganti, kalau masih layak kita perbaiki. Cek oli kan sesuai biometer, yang penting mesin dipanaskan setiap minggu. (Sebab) Aki kalau tidak dipakai seminggu lebih kan bisa drop. Kendaraan juga kita bersihkan," lanjut Iqbal.

Baca juga: Dihibahkan Kemenhub ke Bekasi 2018, 20 Bus-bus Transpatriot Mangkrak

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lahan PDAM Tirta Patriot, tampak debu yang cukup tebal melapisi badan dan jendela bus.

Lapisan karat tampak menyembul dari sela-sela bemper bus-bus calon Transpatriot Bekasi hasil hibah Kementerian Perhubungan di lahan PDAM Tirta Patriot.Vitorio Mantalean Lapisan karat tampak menyembul dari sela-sela bemper bus-bus calon Transpatriot Bekasi hasil hibah Kementerian Perhubungan di lahan PDAM Tirta Patriot.

Sebagian bus yang masih berlogo Kementerian Perhubungan tersebut juga karatan di beberapa bagian.

Baca juga: [BERITA FOTO]: Menengok Bus Transpatriot Mangkrak di Bekasi

Paling parah, bemper depan satu unit bus sekolah sudah pecah di sisi kanan.

Iqbal berdalih, kondisi jalanan di sekitar PDAM Tirta Patriot yang berdebu jadi biang keladinya.

"Kalau ada isu seolah-olah kendaraan itu tidak terawat, itu karena di PDAM saat ini persimpangannya kan berdebu. Yang pasti, dirawat itu keadaan bodi, kebersihan mobil, terus mesin, aki," ujar Iqbal.

Sementara itu, Humas PDAM Tirta Patriot, Uci Indrawijaya tak begitu yakin dengan pernyataan Iqbal.

Dia mengaku, belum pernah melihat staf PDMP melakukan perawatan calon bus-bus Transpatriot itu di lahan PDAM.

"Selama ini, pengecekan atau perawatan secara rutin saya pikir saya belum pernah melihat itu," ujar Uci ditemui di kantornya, Kamis.

Sebagai informasi, 20 unit calon bus Transpatriot dan 1 unit bus sekolah ini sebelumnya dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, bahkan sempat menyetir sendiri bus ini dari Gedung Sate, Bandung, ke kantornya di Bekasi usai seremonial penyerahan hibah dari Kementerian Perhubungan RI melalui Pemprov Jawa Barat saat itu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
Waspada Virus Corona, Pemkot Tangsel Koordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

Waspada Virus Corona, Pemkot Tangsel Koordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir, Anies: Pemprov DKI Ikut Bantu meski Bukan Kewenangan Kami

Underpass Kemayoran Banjir, Anies: Pemprov DKI Ikut Bantu meski Bukan Kewenangan Kami

Megapolitan
Tiang di Sawangan Depok Nyaris Roboh, Disangga Pakai Tangga Kayu di Tengah Jalan

Tiang di Sawangan Depok Nyaris Roboh, Disangga Pakai Tangga Kayu di Tengah Jalan

Megapolitan
Cerita Eks Warga yang Tak Tahan Banjir di Pondok Gede Permai, Jual Rumah lalu Pulang Kampung

Cerita Eks Warga yang Tak Tahan Banjir di Pondok Gede Permai, Jual Rumah lalu Pulang Kampung

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi Mengaku Beraksi hingga Ratusan Kali

Pelaku Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi Mengaku Beraksi hingga Ratusan Kali

Megapolitan
Anies Klaim Angka Kemiskinan di Jakarta Terendah se-Indonesia dalam 5 Tahun

Anies Klaim Angka Kemiskinan di Jakarta Terendah se-Indonesia dalam 5 Tahun

Megapolitan
Pelaku Penodongan di Warteg Titip Celurit kepada Saudaranya, Ditangkap di Jonggol

Pelaku Penodongan di Warteg Titip Celurit kepada Saudaranya, Ditangkap di Jonggol

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Pelaku Terakhir, Seluruh Penodong di Warteg Pesanggrahan Tertangkap

Polisi Tangkap Dua Pelaku Terakhir, Seluruh Penodong di Warteg Pesanggrahan Tertangkap

Megapolitan
Anies kepada Kader Gerindra DKI: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan

Anies kepada Kader Gerindra DKI: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Saat Anies dan Sandiaga Melepas Rindu di Acara Gerindra

Saat Anies dan Sandiaga Melepas Rindu di Acara Gerindra

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X