Jalan Raya Cipayung Macet, Pengendara Melambat di Depan Lokasi Kebakaran Toko Plastik dan Makanan

Kompas.com - 09/08/2019, 16:01 WIB
Toko Agen Plastik dan Makanan yang Terbakar Curi Perhatian Pengendara, Arus Lalu Lintas di Jalan Raya Cipayung, Jakarta Timur Macet, Jumat (9/8/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comToko Agen Plastik dan Makanan yang Terbakar Curi Perhatian Pengendara, Arus Lalu Lintas di Jalan Raya Cipayung, Jakarta Timur Macet, Jumat (9/8/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terpantau macet. Hal ini disebabkan oleh pengguna jalan yang mengemudikan kendaraannya pelan-pelan di depan lokasi terbakarnya toko agen plastik dan agen makanan, Jumat (9/8/2019).

Pantauan Kompas.com pukul 13.45 WIB, arus lalu lintas terpantau tersendat di kedua arah. Namun, usai melewati lokasi kebakaran, arus lalu lintas kembali lancar.

Beberapa pengendara bahkan menghentikan kendaraannya untuk melihat toko yang terbakar. Sebagian dari mereka bahkan mengabadikan toko yang terbakar itu dengan jepretan kamera ponsel.

Baca juga: Kebakaran Toko Agen Makanan dan Plastik di Cipayung Diduga Korsleting Listrik

" Kebakaran kenapa itu mas?" tanya salah seorang pengendara.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di toko agen makanan dan agen plastik di Jalan Raya Cipayung, RT 01 RW 02, Cipayung, Jakarta Timur sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat.

Akibat dari kebakaran itu, 3 orang yang merupakan karyawan toko agen makanan tewas. Ketiganya bernama Surya, Danu, dan Wahyu dan sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untul jalani pemeriksaan. Adapun kebakaran diduga karena korsleting listrik di toko agen makanan.

Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk padamkan api. Api pun padam pukul 06.03 WIB, dari insiden itu kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Toko di Cipayung yang Tewaskan 3 Karyawan



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Megapolitan
Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Megapolitan
Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass 'Darahku Biru' Mengular di Depan Grand Indonesia

Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass "Darahku Biru" Mengular di Depan Grand Indonesia

Megapolitan
Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Megapolitan
Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Megapolitan
Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Megapolitan
Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Megapolitan
Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X