Setelah Kematian Aurell, Airin Minta Kesehatan Anggota Paskibraka Tangsel Diperiksa Rutin

Kompas.com - 14/08/2019, 06:00 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany angkat bicara prihal kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia Qurratuaini di Polres Tangsel, Selasa (13/8/2019) KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIWali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany angkat bicara prihal kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia Qurratuaini di Polres Tangsel, Selasa (13/8/2019)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany akan melakukan evaluasi kepada tim pelatih paskibra yang saat ini berada di bawah Purna Paskibraka Indonesia (PPI) untuk mengecek secara berkala para anggotanya.

Evaluasi ini dilakukan setelah terjadi kasus kematian anggota Paskibraka Tangsel Aurellia Qurratuaini beberapa waktu lalu.

"Saya minta melakukan evaluasi. Setiap pagi pelaksanaan kegiatan latihan paskibra saya minta melakukan pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Begitu juga setelah selesai," kata Airin di Polres Tangsel, Selasa (13/8/2019).

Selain pengecekan kesehatan, Airin juga meminta asupan makanan para anggota Paskibraka Tangsel diperhatikan.

Baca juga: Tak Ada Tanda Kekerasan, Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Aurell Paskibraka Tangsel

Menurutnya, anggota paskibraka yang mayoritas berusia 16-18 tahun tersebut sangat membutuhkan gizi yang cukup untuk mengatur konsentrasi.

"Nanti itu kita cek. Saya minta dari Dinas Kesehatan. Karena untuk berlatih di usia belasan itu konsentrasinya harus luar biasa," katanya.

Seperti diketahui, Aurell meninggal dunia pada masa pelatihan paskibraka untuk upacara HUT RI. Pelajar kelas XI MIPA 3 SMA Islam Al Azhar BSD tutup usia di kediamannya di Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang.

Setelah kejadian tersebut, Airin juga menggelar pertemuan dengan menghadirkan pihak Kepolisian, pemerhati dan psikolog anak, PPI, hingga orangtua Aurell.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X