Pemprov DKI Sebut Rute Formula E 2020 di Jakarta Masih Bisa Berubah

Kompas.com - 14/08/2019, 08:08 WIB
2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. 
Sam Bloxham/LAT/Formula E 2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Achmad Firdaus mengatakan, rute yang akan menjadi lintasan ajang Formula E 2020 di Jakarta masih bisa berubah.

Pemprov DKI pernah menyebut ada dua rute alternatif di kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang akan menjadi lintasan balap mobil listrik di sirkuit jalan raya perkotaan itu.

"(Rute lintasan) kan bisa berganti," ujar Firdaus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).


Firdaus menyampaikan, Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E belum memutuskan rute yang akan digunakan sebagai lintasan. Karena itu, dia belum mau menjelaskan soal lintasan Formula E di Jakarta.

"Saya banyak ditanya, Pak, lintasan mana. Wong belum final kok, nanti salah ngomong. Tiba-tiba lintasannya berubah ke Rorotan atau Cakung," kata Firdaus.

Baca juga: Fakta Penyelenggaraan Formula E di Jakarta, DKI Harus Setor Rp 345,9 Miliar hingga Dukungan Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengaku sudah menyampaikan rute balap Formula E kepada Presiden Joko Widodo saat bertemu pada Selasa siang.

Namun, Anies belum bisa membeberkan rute tersebut kepada wartawan.

"Belum bisa diumumkan (rutenya), karena memang harus dibicarakan final dengan tim di Formula E. Tapi tadi saya melaporkan itu dan Presiden berikan dukungan," ucap Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Pada 15 Juli lalu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, ada dua rute alternatif yang akan menjadi lintasan ajang Formula E 2020 di Jakarta.

Dua alternatif itu dipilih lembaga penyelenggara Formula E dari lima rute yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta.

Rute pertama, yakni Silang Monas Tenggara (belakang Stasiun Gambir, sebagai pit stop) - Jalan MI Ridwan Rais - berputar di Tugu Tani - kembali ke Jalan MI Ridwan Rais - Jalan Medan Merdeka Selatan - putar balik di depan Wisma Antara - kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan - Silang Monas Tenggara.

Baca juga: Awalnya, Formula E Akan Gunakan Dana Pemerintah Pusat

Sementara rute kedua, yakni Silang Monas Selatan (sebagai pit stop) - Jalan Medan Merdeka Selatan - belakang Stasiun Gambir - Jalan MI Ridwan Rais - belok kanan ke Jalan Medan Merdeka Selatan - Bundaran Air Mancur - Silang Monas Selatan.

"Tapi memang di Merdeka Selatan dengan Ridwan Rais dari arah utara itu tidak ada bukaan, jadi perlu pembukaan jalur di sana," ujar Syafrin saat itu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X