Polisi Periksa Pengemudi Mobil PLN yang Tabrak Pengendara Motor di Serpong

Kompas.com - 21/08/2019, 14:35 WIB
Ilustrasi. DIDIE SW Ilustrasi.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pihak Kepolisian Tangerang Selatan masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil PLN, Muhammad Hamzah (26), yang menabrak pengendara motor di Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (19/8/2019) lalu.

"Untuk sopir masih sedang kami periksa," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Menurut Hedwin, peristiwa tersebut bermula ketika mobil avanza dengan nomor polisi B 1388 WOC berjalan dari arah Samsat menuju Jalan Pahlawan Seribu.


Namun, tepat di depan pintu masuk Main Gate Ruko Golden Road, mobil yang dikendarai Hamzah hilang kendali dan langsung menabrak motor Mio dengan nomor polisi R 4898 PF yang dikemudikan oleh Sabar.

Baca juga: Terkait Kasus Tabrak Lari Anak di Serpong, Polisi Kesulitan Cari CCTV

"Karena kurang hati-hati dan kurang konsentrasi nabrak motor yang sedang mutar," sambungnya.

Tidak cukup sampai di situ, mobil yang dengan stiker bertuliskan PLN tersebut kembali menabrak kendaraan lainnya.

"Setelah itu juga menabrak Mercy yang digunakan anak sekolah sedang terparkir sebelah kiri. Kalau mobil mercy hanya rusak pada bagian kaka," paparnya.

Akibat insiden tersebut, pengendara motor mengalami yang mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki langsung dilarikan ke rumah sakit Eka Hospital untuk dilakukan penanganan.

Baca juga: Tak Terima Dijambret, Ibu Ini Nekat Kejar dan Tabrak Pelaku dengan Motor

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Megapolitan
Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Megapolitan
Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Megapolitan
Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Megapolitan
Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Megapolitan
Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Megapolitan
Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Megapolitan
Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Megapolitan
Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Megapolitan
Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Megapolitan
Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Megapolitan
Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Megapolitan
Meski Dipasangi Pagar, Pelintasan Sebidang Dekat Stasiun Palmerah Tetap Bisa Dilalui Kendaraan

Meski Dipasangi Pagar, Pelintasan Sebidang Dekat Stasiun Palmerah Tetap Bisa Dilalui Kendaraan

Megapolitan
Cerita soal Jembatan Kerang Hijau, Iseng Ajukan ke Pemkot Hingga Terkejut dengan Desainnya

Cerita soal Jembatan Kerang Hijau, Iseng Ajukan ke Pemkot Hingga Terkejut dengan Desainnya

Megapolitan
Polisi: Abdul Basith Rencanakan Peledakan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden-Wapres

Polisi: Abdul Basith Rencanakan Peledakan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden-Wapres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X