Dirut PD Dharma Jaya Diganti

Kompas.com - 29/08/2019, 15:23 WIB
Proses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya yang terletak di kawasan Cilincing, Jakarta Timur, Rabu (22/8/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaProses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya yang terletak di kawasan Cilincing, Jakarta Timur, Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengganti direktur utama badan usaha milik Pemprov DKI, PD Dharma Jaya. Posisi direktur utama yang semula dijabat Johan Romadhon digantikan Raditya Endra Budiman.

Anies menyampaikan, pergantian posisi direktur utama bertujuan untuk mempercepat pencapaian target-target perusahaan penyedia daging yang berdiri tahun 1985 itu.

"(Alasannya) penyegaran. Kami ingin target-target kami tercapai lebih cepat dan kami berharap dengan pimpinan baru itu semua bisa tercapai," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: PD Dharma Jaya Ditantang Kuasai 50 Persen Penjualan Daging di Jakarta

Johan Romadhon ditunjuk sebagai Direktur Utama PD Dharma Jaya pada 23 Mei 2018. Dia menggantikan Marina Ratna Dwi Kusumajati yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Marina mengundurkan diri karena persoalan penyertaan modal daerah (PMD) pada November 2017. Dharma Jaya saat itu menjadi salah satu BUMD yang tidak akan diberikan PMD.

Marina merasa tidak adil bahwa PD Dharma Jaya harus memutar otak mencari sumber dana lain untuk membeli daging subsidi dengan dicabutnya PMD. Sebab, program itu bukan demi kepentingan bisnis PD Dharma Jaya, tetapi untuk kesejahteraan warga berpenghasilan rendah.

Saat itu, Marina mengaku masih bisa menggunakan dana public service obligation ( PSO) untuk membeli daging. Dia meminta pencairan PSO dipercepat.

Namun, PSO senilai Rp 41 miliar itu tidak juga turun. Kerja Pemprov DKI yang dinilai lelet itulah yang mendorong Marina menyatakan mundur.

Baca juga: Kebutuhan Daging di DKI 500 Ton Per Hari, Pasokan Dharma Jaya Tak Sampai 1 Persen



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Megapolitan
Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X