Kompas.com - 29/08/2019, 16:24 WIB
Kondisi jembatan gantung di Serengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKondisi jembatan gantung di Serengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com  - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali memastikan pekan depan sudah ada kejelasan terkait tindak lanjut perbaikan jembatan reyot di kawasan jalan Gardu, Serengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Sebelum melakukan pembenahan, dirinya akan meminta laporan dari anak buahnya terkait kondisi jembatan reyot tersebut.

"Awal minggu besok saya sudah dapat gambaran dan informasi terkait dengan itu. Laporan tersebut terkait apa masalahnya di sana termasuk bagaimana kondisi masyarakat soal jembatan itu? Butuhkah? Saya mendengar ada yang mengatakan boleh jadi dipake setiap hari dan menjadi urat nadi orang situ," ucap Marullah Matali saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Ngerinya Melintasi Jembatan Reyot Penghubung Depok dan Jakarta Selatan

Setelah laporan diterima, pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke Gubernur DKI untuk menentukan langkah perbaikan jembatan.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah perbaikan jembatan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta atau pihak Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengingat jembatan itu melintas aliran kali Ciliwung.

"Yang jelas porsi saya adalah melaporkan kondisi real yang ada di situ. Siapa yang melakukannya (perbaikan jembatan) nanti kita lihat. Kalau memang terpaksa lakukan juga, kita cari potensi untuk melakukan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pantauan Kompas.com, jembatan yang menghubungkan Jakarta Selatan dengan Depok ini memakai bahan seng, bambu, dan tali besi yang sudah karat.

Terlihat ada beberapa bagian bambu bolong yang ditutupi seng seadanya. Beberapa seng yang menutup bambu juga ada yang bolong sehingga penyeberang bisa melihat air sungai.

Selain tali sling yang sudah kendur, warga juga memasang jaring seadanya di pinggir jembatan.

Menurut warga, jembatan tersebut telah beberapa kali diperbaiki. Namun, perbaikan dilakukan semampu warga.

Ketika musim hujan, terkadang tinggi air di kali Ciliwung bisa sampai ke permukaan jembatan.

Meskipun sudah terbiasa dengan kondisi jembatan tersebut, warga berharap pemerintah memperbaiki secara permanen. Harapannya, warga bisa melintas dengan aman dan nyaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Megapolitan
Pukul 09.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Munarman Terkait Terorisme

Pukul 09.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Munarman Terkait Terorisme

Megapolitan
2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

Megapolitan
Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Megapolitan
Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Megapolitan
Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Megapolitan
KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

Megapolitan
Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.