Hari Pertama Ganjil Genap, Empat Mobil Kena Tilang di Fatmawati

Kompas.com - 09/09/2019, 08:43 WIB
Hari pertama penerapan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONHari pertama penerapan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perluasan wilayah ganjil genap berlaku mulai hari ini dan terbagi di beberapa titik, salah satunya Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dari pantauan Kompas.com pukul 08.15 WIB, beberapa polisi beserta petugas Dinas Perhubungan tengah berjaga di perempatan Fatmawati mengarah ke Blok M.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sejauh ini sudah ada empat pengendara mobil yang terkena tilang di lokasi tersebut.

"Untuk pantauan kami sudah ada beberapa kendaraan yang ditilang. Sementara pagi ini sudah 4 penilangan, itu dari kawasan ganjil genap Fatmawati keluar mengarah ke Lebak Bulus," kata dia saat ditemui di Fatmawati, Senin (9/9/2019).

Dia berharap para pengendara mulai membiasakan diri dengan perluasan ganjil genap ini dan mulai beralih ke transportasi umum.

Baca juga: Ini Alat Transportasi Alternatif untuk Melintas di Area Ganjil Genap

"Untuk itu saya mengimbau kepada warga Jakarta dan masyarakat Jabodetabek yang beraktivitas di Jakarta, mulailah taat pada larangan untuk melintasi kawasan ganjil genap sesuai dengan nomor akhir kendaraan anda jika itu nomornya berakhir genap, maka melintaslah di nomor genap dan jika ganjil seperti hari ini, maka melintaslah di tanggal ganjil," ucap dia.

Kompas.com pun sempat mewawancarai beberapa warga yang melanggar. Alasan mereka mayoritas sama, yaitu lupa bahwa jalur ini diberlakukan ganjil genap.

"Saya sudah tau di sini ganjil genap, tapi saya lupa kalau sudah dikasih sanksi tilang. Benar-benar lupa," kata Dias, salah satu pengendara yang ditilang.

Baca juga: Kasatlantas Polres Jakbar: Kendaraan Mengarah ke Tomang Berpotensi Langgar Ganjil Genap



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Megapolitan
Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Megapolitan
Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Megapolitan
Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Megapolitan
Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Megapolitan
Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Megapolitan
Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Megapolitan
Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Megapolitan
Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Megapolitan
Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X