Jokowi Tidak Datang, Sidang Gugatan Terhadap PLN Terkait Pemadaman Listrik Ditunda

Kompas.com - 09/09/2019, 16:46 WIB
Sidang dengan praperadilan dengan termohon PLN di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019) KOMPAS.com/WALDA MARISONSidang dengan praperadilan dengan termohon PLN di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang gugatan Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) kepada PT PLN (Persero) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda selama tiga pekan.

Hakim Krisnugroho Sri Pratomo menunda sidang lantaran pihak ikut tergugat yakni Presiden Joko Widodo tidak hadir dalam sidang hari ini.

"Karena ada salah satu pihak yang belum hadir, kami akan panggil lagi (kuasa hukum presiden)," ujar Krisnugroho di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Adapun, pihak yang hadir dalam persidangan itu hanyalah FAMI selaku penggugat, PT PLN sebagai tergugat serta kuasa hukum Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM sebagai turut tergugat 1 dan 2.

"Kami akan panggil di sidang berikutnya tanggal 30 September 2019," tutup Krisnugroho.

Sebelumnya, FAMI mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di Jabodetabek, Minggu (4/8/2019).

Gugatan tersebut terdafar dengan nomor 648/Pdt.G/2019/PN.Jkt.Sel.

Pihaknya menggugat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Kementeri ESDM dan Kementrian BUMN. Dalam gugatanya, mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp 313 miliar kepada para tergugat.

"Kami menuntut ganti rugi kepada para tergugat untuk membayar secara tunai dan sekaligus sebesar Rp  313 triliun dengan rincian bahwa kerugian materil 213 triliun sedangankan imateril nya sebesar 100 triliun," ucap Ketua FAMI, Zenuri Makroji di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Megapolitan
Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Megapolitan
Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Megapolitan
Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Megapolitan
Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Megapolitan
12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

Megapolitan
365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

Megapolitan
Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Megapolitan
Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Megapolitan
Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Megapolitan
Pembahasan RAPBD DKI 2020 Molor, Wakil Ketua DPRD Yakin Kemendagri Beri Dispensasi untuk Jakarta

Pembahasan RAPBD DKI 2020 Molor, Wakil Ketua DPRD Yakin Kemendagri Beri Dispensasi untuk Jakarta

Megapolitan
Musim Hujan, Bekasi Optimistis Titik Jalan Berlubang Berkurang

Musim Hujan, Bekasi Optimistis Titik Jalan Berlubang Berkurang

Megapolitan
Parkir di Jalur Sepeda, Pelanggar Berhamburan Saat Dishub Razia Dadakan

Parkir di Jalur Sepeda, Pelanggar Berhamburan Saat Dishub Razia Dadakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X