Imbas Ganjil Genap, Jalan Matraman Raya Macet

Kompas.com - 10/09/2019, 11:13 WIB
Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur nampak macet, imbas dari perluasan sistem ganjil genap, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIJalan Matraman Raya, Jakarta Timur nampak macet, imbas dari perluasan sistem ganjil genap, Selasa (10/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur terlihat macet saat penerapan ganjil genap, Selasa (10/9/2019).

Pantauan Kompas.com pukul 09.40 WIB, kendaraan roda empat tampak memadati Jalan Matraman Raya yang merupakan jalur alternatif menuju Manggarai dari wilayah Jakarta Pusat.

Kemacetan terjadi pada sejumlah lampu merah di jalan tersebut. Panjang antrean mencapai 300 meter.

Baca juga: Berbagai Reaksi Pelanggar Ganjil Genap, Coba Suap Petugas hingga Telepon Kerabat

Aldo, salah seorang pengendara mobil mengatakan, dirinya sengaja menggunakan Jalan Matraman Raya untuk aksesnya menuju kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Hal itu karena mobil yang dikendarainya tidak bisa melewati Jalan DI Panjaitan yang masih berlaku ganjil genap.

"Saya biasanya lewat Panjaitan kan, tapi ganjil genap tuh. Makannya saya lewat sini (Jalan Matraman Raya). Ya macet-macet wajar lah namanya ganjil genap," kata Aldo di Jalan Matraman Raya, Selasa.

Baca juga: Dikeluhkan Pengendara, Tulisan pada Rambu Ganjil Genap Akan Diperbesar

Citra, pengendara lainnya mengaku terpaksa lewat Jalan Matraman Raya untuk menuju Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Biasanya, dirinya yang tinggal di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan itu selalu melewati jalan tol melalui Jalan DI Panjaitan untuk sampai di Cempaka Putih.

"Iya jadi harus lewat sini nih, tadi di Dewi Sartika sih masih lancar pas sampai sini (Jalan Matraman Raya) agak macet, banyak yang lewat sini," ujar Citra.

Meski terkena macet, Citra memaklumi adanya perluasan sistem ganjil genap. Sebab, hal itu demi mengurangi polusi kendaraan juga.

Adapun di Jakarta Timur terdapat empat ruas jalan yang diterapkan ganjil genap. Keempatnya yakni, Jalan DI Panjaitan, Jalan Pramuka, Jalan MT Haryono, dan Jalan Ahmad Yani.

Perluasan ganjil genap diberlakukan pada Senin-Jumat, mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Aturan ini tidak berlaku pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X