Sutradara Hanung Bramantyo Terkenang Sikap Rendah Hati Habibie

Kompas.com - 12/09/2019, 13:51 WIB
Sutradara Hanung Bramantyo mengunggah foto bersama Presiden ke-3 RI BJ Habibie di lokasi syuting Habibie & Ainun. Foto ini diunggah Hanung untuk mengenang kepergian BJ Habibie. Instagram/@hanungbramantyoSutradara Hanung Bramantyo mengunggah foto bersama Presiden ke-3 RI BJ Habibie di lokasi syuting Habibie & Ainun. Foto ini diunggah Hanung untuk mengenang kepergian BJ Habibie.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Hanung Bramantyo terkenang sikap rendah hati Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie ketika Hanung terlibat dalam proses pembuatan film tentang Habibie.

Hanung, yang ditemui di TMP Kalibata untuk menghadiri proses pemakaman Habibie, Kamis (12/9/2019), menyebutkan bahwa Habibie betul-betul memberinya keleluasaan untuk menggarap aneka film, seperti film prekuel Habibie & Ainun, Rudy Habibie (2016) yang diperankan Reza Rahadian,  dan film Habibie Ainun 3 yang rencananya akan rilis tahun ini.

Baca juga: Hanung Bramantyo Unggah Foto Bersama Habibie dengan Emotikon Menangis

"Kalau berbicara soal pembuatan pesawat, kamu harus ikut saya. Tapi ini kita sedang bikin film, saya yang harus ikut kamu," ujar Hanung menirukan Habibie.


"Itu buat saya kalimat yang betul-betul menghargai kapasitasnya, menghargai posisi, dan itu yang membuat di mata saya, orang yang jenius ya seperti itu," kata Hanung.

Menurut Hanung, umumnya sutradara sukar memperoleh keleluasaan ketika hendak memfilmkan seseorang.

"Sering kita melihat bahwa orang yang mau dibuatkan film, entah sanak keluarga, itu jadi sangat protektif terhadap film itu," ujar dia.

BJ Habibie tutup usia di RSPAD Gatot Soebroto, Rabu kemarin. Ia meninggal usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayahanda wafat karena faktor usia dan masalah pada jantungnya.

Baca juga: Berkerumun Sepanjang Jalan, Warga Melambaikan Tangan hingga Hormat Saat Mobil Jenazah BJ Habibie Melintas

"Karena penuaan tersebut, organ-organ tubuh mengalami degradasi, menjadi tidak kuat lagi. Jantungnya menyerah," kata Thareq Kemal.

Jenazah Presiden ke-3 RI itu akan dikebumikan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis siang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Megapolitan
Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Megapolitan
Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Megapolitan
Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Megapolitan
Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Megapolitan
DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

Megapolitan
Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Megapolitan
PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Megapolitan
Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Megapolitan
Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Megapolitan
Sidang Eksepsi Kasus 'Ikan Asin' Akan Digelar Tahun Depan

Sidang Eksepsi Kasus "Ikan Asin" Akan Digelar Tahun Depan

Megapolitan
Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X