Kenangan BJ Habibie di Mata Tokoh Nasional, Joko Widodo hingga Bamsoet

Kompas.com - 13/09/2019, 08:07 WIB
FOTO DOKUMENTASI. Mantan presiden BJ Habibie menunjukan foto dirinya bersama pesawat hasil karyanya N-250 Gatotkaca usai membuka  pameran foto Cinta Sang Inspirator Bangsa Kepada Negeri di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Minggu (24/7/2016). Pameran foto tersebut berisi tentang perjalanan hidup   BJ Habibie hasil dokumentasi The Habibie Center dan karya  BJ Habibie sendiri yang berlangsung hingga 21 Agustus 2016. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFOTO DOKUMENTASI. Mantan presiden BJ Habibie menunjukan foto dirinya bersama pesawat hasil karyanya N-250 Gatotkaca usai membuka pameran foto Cinta Sang Inspirator Bangsa Kepada Negeri di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Minggu (24/7/2016). Pameran foto tersebut berisi tentang perjalanan hidup BJ Habibie hasil dokumentasi The Habibie Center dan karya BJ Habibie sendiri yang berlangsung hingga 21 Agustus 2016.

2. Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku telah bersahabat karib sejak Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden RI pada 1998.

Namun, hubungannya keduanya semakin dekat sejak wafatnya Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019. SBY bahkan telah menganggap Habibie sebagai sosok kakak yang penyayang dan memiliki rasa nasionalis yang tinggi.

Baca juga: SBY: Saya Semakin Dekat dengan Habibie sejak Ibu Ani Wafat...

Oleh karena itu, kepergian Habibie membuat Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.

"Saya memiliki kedekatan secara pribadi, baik sebelum beliau menjadi presiden, terutama di era reformasi setelah saya menjadi presiden, bahkan ketika kami berdua tidak lagi berada di pemerintahan," kata SBY.

"Saya harus mengatakan, kita sungguh kehilangan. Beliau bukan hanya Bapak Reformasi, Bapak Demokrasi, tapi juga Bapak Teknologi," katanya.

3. Mahfud MD

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengenang almarhum Habibie sebagai tokoh nasional yang rela mengorbankan kepentingan pribadi untuk negara.

Salah satu pengrobanan terbesar Habibie ketika penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 1998. Kala itu, Habibie yang menggantikan Soeharto sebagai Presiden secara konstitusi bisa bertahan dengan jabatannya hingga 2003.

"Tapi beliau langsung mengumumkan saya akan mengadakan Pemilu agar rakyat memilih pemimpinnya sendiri melalui Pemilu yang baik," kata Mahfud.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X