Tepergok Curi Motor, Pelaku Todongkan Pistol dan Mengaku Aparat

Kompas.com - 13/09/2019, 10:14 WIB
Ilustrasi pistol SHUTTERSTOCKIlustrasi pistol
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Firdaus Sungkar dan Muhammad Nur ditangkap setelah tepergok mencuri motor. Saat itu, mereka mengaku-ngaku sebagai polisi sambil menodongkan pistol.

“Jadi pelaku ini mencuri sepeda motor. Namun, pas udah ketahuan ngaku polisi sambil menodongkan pistol atau senjata api,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwadi saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019).

Ia mengatakan, awalnya EM (korban) berada di pet shop kawasan Jalan Pramuka Jati, Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Saat EM tengah asyik memilih beberapa perlengkapan untuk kucingya, tiba-tiba terdengar suara sepeda motor menyala.


“Lalu pas dilihat ke depan ternyata pelaku sedang membawa lari sepeda motor EM diikuti oleh temannya,” ujar Purwadi.

Kemudian, EM dan warga sekitar langsung meneriaki maling ke arah pelaku yang sudah membawa motornya.

Karena warga telah mengepung kedua pelaku, akhirnya sepeda motor curian yang tengah ditungganginya terjatuh.

Keduanya kemudian dikepung warga.

“Tiba-tiba pelaku kembali bangun dan mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver mengacungkan ke atas sambil berteriak ‘saya anggota...saya anggota’,” ucap Purwadi.

Warga saat itu tak percaya. Mereka akhirnya menangkap kedua pelaku yang berlari ke arah Jalan Pramuka.

“Ya akhirnya dikejar warga yang kemudian diserahkan ke kami dan dibawa ke kantor Polsek Senen,” kata Purwadi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X