Kronologi Putra Elvy Sukaesih Ngamuk di Warung Kelontong karena Tak Diberi Utang Rokok

Kompas.com - 13/09/2019, 15:12 WIB
Susilawati (52), pemilik warung kelontong di Jalan Usaha, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang dirusak putra Elvy Sukaesih berinisial HR, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISusilawati (52), pemilik warung kelontong di Jalan Usaha, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang dirusak putra Elvy Sukaesih berinisial HR, Jumat (13/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra pedangdut Elvy Sukaesih berinisial HR mengamuk di warung kelontong, Jalan Usaha, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, karena tidak diberi utang rokok di warung tersebut, Kamis (12/9/2019).

Junaedi (48), pemilik warung tersebut mengatakan, kejadian itu bermula pada pukul 19.30 WIB, HR menyuruh asisten rumah tangganya untuk berutang tiga bungkus rokok di warung. Namun, rokok hanya tersisa satu bungkus.

"Minta utang rokok tiga bungkus tapi saya cuma ada satu belum belanja lagi. Terus pembantunya lapor ke dia (HR)," kata Junaedi di lokasi, Jumat (13/9/2019).

HR langsung menyambangi Junaedi yang sedang duduk di depan warungnya dengan membawa senjata tajam. HR langsung menyerang Junaedi, tetapi Junaedi berhasil menghindar.

Baca juga: Putra Elvy Sukaesih Marah Tak Diberi Rokok, Pemilik Warung: Dia Suka Utang

"Dia nyabet saya lagi duduk, untung enggak kena. Saya kabur lompat-lompat, dia hancurin semua meja dihancurin pecah kaca semua, plafon juga didorong-dorong. Dia juga lempar pecahan kaca ke saya. Pedangnya jatuh tuh, saya ambil saya buang ke atas genteng warung saya," ujar Junaedi.

Lalu, HR menyuruh asisten rumah tangganya untuk mengambil pedangnya di atas genteng. Di saat yang sama, Junaedi sudah kabur. Kemudian, HR kembali ke rumahnya mengambil golok dan balik ke warung tersebut.

HR kembali menghancurkan barang di sekitar warung seperti meja, barang dagangan, pagar rumah, dan gerobak.

Baca juga: Polisi: Anak Elvy Sukaesih Mengalami Gangguan Jiwa Sejak 2014

"Dia ngamuk sendiri aja tuh, saya sama warga sudah kabur. Sekitar berapa menit gitu dia balik ke rumahnya," ujar Junaedi.

Kemudian, pada pukul 21.30 WIB, polisi datang ke TKP untuk meminta keterangan saksi. Polisi juga mengamankan HR di rumahnya yang tak jauh dari warung.

Usai diamankan, polisi membawa HR ke rumah sakit jiwa Duren Sawit.

"Keterangan dari istri pelaku bahwa pelaku memiliki riwayat sakit jiwa dan pernah dirawat di RS Jiwa Duren Sawit tahun 2017," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X