Pemprov DKI Potong Tunggakan Pajak hingga 50 Persen, Ini Rinciannya

Kompas.com - 16/09/2019, 12:09 WIB
Pajak. ThinkstockPajak.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memotong tunggakan pajak hingga 50 persen.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, pemotongan tunggakan pajak diberikan untuk penunggak pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak kendaraan bermotor (PKB), dan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2).

"Keringanan pengurangan pokok pajak daerah untuk beberapa jenis pajak bea balik nama kendaraan bermotor, pajak kendaraan bermotor, dan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan," ujar Faisal dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/9/2019).

Faisal menjelaskan, wajib pajak yang menunggak PKB atau BBNKB sejak tahun 2012 ke bawah diberikan potongan pokok pajak sebesar 50 persen.

Baca juga: Dilema Bekasi, Tekan Polusi Udara atau Potensi Pajak Kendaraan Bermotor

Sementara wajib pajak yang menunggak PKB atau BBNKB sejak 2013-2016 diberikan diskon pokok pajak sebesar 25 persen.

Wajib pajak yang menunggak PBB-P2 sejak 2013-2016 juga diberikan diskon pokok pajak sebesar 25 persen.

Selain mengurangi pokok pajak, Pemprov DKI Jakarta juga menghapus denda atau sanksi administrasi bagi wajib pajak yang menunggak pajak.

"Sanksi administrasi dihapuskan," kata Faisal.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menghapus denda pajak bagi wajib pajak yang menunggak PKB, BNNKB, atau PBB-P2 sejak 2017-2019. Wajib pajak yang menunggak sejak 2017-2019 tetap harus membayar penuh pokok pajaknya.

Baca juga: Di Jakarta Utara, Selain Razia Ganjil Genap, Pajak Kendaraan Juga Dicek

Ketentuan soal keringanan pajak tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua Dan Seterusnya Tahun 2019 dan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Piutang Pajak Daerah.

"Kebijakan ini dilaksanakan mulai hari ini tanggal 16 September tahun 2019 sampai dengan 30 Desember tahun 2019," ucap Faisal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Pendaftaran Kartu Prakerja di Bekasi Dibuka April 2020

Siap-siap, Pendaftaran Kartu Prakerja di Bekasi Dibuka April 2020

Megapolitan
Kirim Makanan Gratis untuk Mahasiswa Rantau UI, Emak-emak Ini Sambil Bantu Ojek Online

Kirim Makanan Gratis untuk Mahasiswa Rantau UI, Emak-emak Ini Sambil Bantu Ojek Online

Megapolitan
Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

Megapolitan
Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Megapolitan
Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Megapolitan
Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Megapolitan
Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Megapolitan
Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Megapolitan
Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Megapolitan
Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Megapolitan
Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Megapolitan
Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X