Anggota DPRD DKI Gadaikan SK untuk Biayai Konstituen dan Bayar Utang Saksi Pileg

Kompas.com - 19/09/2019, 12:55 WIB
Ilustrasi Kompas CetakIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 banyak yang  menggadaikan surat keputusan (SK) penetapan anggota sebagai jaminan kredit multiguna untuk meminjam uang ke Bank DKI.

Ada berbagai alasan mereka memutuskan untuk menggadaikan SK anggota ini.

Anggota Fraksi Partai Gerindra Syarif mengungkapkan, ada berbagai macam keperluan yang membuat anggota DPRD DKI menggadaikan SK.


Salah satunya adalah untuk keperluan konstituen atau warga yang memilih dirinya. Hal ini kebanyakan terjadi pada anggota DPRD yang bukan pengurus partai.

"Tapi kebanyakan mereka sambil menunggu settle mereka di DPRD mereka gunakan untuk keperluan konstituen. Contohnya anggota DPRD yang bukan pengurus partai," kata Syarif saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, anggota DPRD DKI tersebut didatangi para konstituen dan akhirnya sering mengeluarkan uang.

"Anggota DPRD bukan pengurus partai tahu-tahu jadi anggota didatangi terus oleh konstituennya. Belum terbiasa dia, belum settle. Dia perlu uang untuk pembinaan konstituennya. Itu yang saya tahu," ujarnya.

Selain untuk membiayai konstituen, uang hasil pinjaman dari Bank DKI digunakan untuk membayar saksi saat pemilihan DPRD berlangsung.

Meski demikian, Syarif belum mengetahui siapa saja anggota DPRD DKI yang menggadaikan SK pada periode ini.

Baca juga: Ketika SK Anggota DPRD DKI yang Baru Langsung Jadi Jaminan untuk Pinjam Uang

"Belum lihat, kalau 2014 itu kebanyakan dia punya utang uang saksi. Kan belum ada dibayar. Tarifnya naik yang dulu saksi per orang dikasih Rp 200.000, sekarang pada naik. Ada yang minta Rp 300.000. Saya enggak cerita yang sekarang. Karena saya belum lihat kasatmata sih ya. Tapi 2014 begitu," kata Syarif.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X