Kebakaran Dekat Bandara Soekarno-Hatta Tak Ganggu Penerbangan

Kompas.com - 24/09/2019, 14:35 WIB
Foto dari netizen menunjukkan asap yang muncul di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/9/2019). IstimewaFoto dari netizen menunjukkan asap yang muncul di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/9/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Branch Communication Manager Soekarno-Hatta International Airport Haerul Anwar mengatakan, kebakaran di Jalan Perimeter Selatan, Tangerang, tidak mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hingga pukul 14.00 WIB.

"Sampai tadi so far terakhir aku lihat pesawat lain masih terbang, take off, melewati, artinya masih belum berdampak terhadap penerbangan," ujar Haerul saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/9/2019).

Sejak kebakaran terjadi, kata Haerul, petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta langsung terjun ke lokasi untuk turut memadamkan api bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang.

Baca juga: Kebakaran Terjadi di Dekat Bandara Soekarno-Hatta

"Sejak kejadian, langsung ke sana, ke TKP. Saya masih menunggu kabar dari teman-teman di lapangan (soal kondisi terakhir)," kata Haerul.

Kebakaran terjadi di sekitar Jalan Perimeter Selatan, Tangerang, Selasa (24/9/2019). Lokasinya dekat dengan area Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Betul (kebakaran) dekat bandara, jam 13.25 WIB," kata anggota piket Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Usup saat dikonfirmasi.

Usup menjelaskan, 10 unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan menuju lokasi. Kebakaran berasal dari sebuah bangunan penampungan limbah plastik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Megapolitan
Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Megapolitan
CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

Megapolitan
PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Megapolitan
Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Megapolitan
Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Megapolitan
Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X