Pemprov DKI Tunggu Situasi Kondusif untuk Perbaiki Fasilitas Umum

Kompas.com - 02/10/2019, 21:42 WIB
Halte Transjakarta Senayan JCC sedang diperbaiki setelah rusak dalam demonstrasi mahasiswa yang berujung kerusuhan di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Selasa (24/9/2019) malam. Dokumentasi PT Transportasi JakartaHalte Transjakarta Senayan JCC sedang diperbaiki setelah rusak dalam demonstrasi mahasiswa yang berujung kerusuhan di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Selasa (24/9/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunggu situasi kondusif untuk melakukan perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat demonstrasi di sekitar Gedung DPR yang berujung ricuh beberapa hari lalu.

"Perbaikan yang sifatnya permanen, belum dilakukan sekarang, termasuk tanaman. Nanti sesudah benar-benar tenang kami kerjakan," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Anies mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan apabila langsung memperbaiki, ternyata masih ada rentetan unjuk rasa malah membuat fasilitas atau aset DKI akan kembali dirusak.

"Semua sekarang hanya dibuat rapi dan bersih. Kalau yang lain-lain yang besar menunggu tidak apa-apa, tidak banyak beda kok. Ngerjain sekarang atau minggu depan, yang jelas jangan sampai sudah ditanam ternyata nanti diinjak-injak lagi. Jadi tunggu dulu," ujarnya.

Baca juga: Masih Diperbaiki, Halte Transjakarta Senayan JCC Belum Beroperasi

Terkait dengan tingkat kerusakan, Anies menyebutkan, pihaknya masih mendata fasilitas dan menghitung aset milik Pemprov DKI Jakarta yang menjadi sasaran amuk massa pada demonstrasi sejak pekan lalu.

"Lagi diinventarisir, tapi kami nanti sambil sekarang diperbaiki yang sifatnya mengganggu masyarakat. Misalnya beton-beton yang tatanannya tidak beratur itu dirapikan. Tapi perbaikan yang sifatnya permanen belum dilakukan sekarang," ujarnya.

Baca juga: Pemprov DKI Inventarisasi Kerusakan Fasilitas Publik Pasca-demo Mahasiswa dan Pelajar

Demonstrasi terjadi di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sejak Senin (23/9) di gedung-gedung legislatif untuk menuntut pembatalan RUU KUHP, UU KPK dan peninjauan beberapa rancangan undang-undang lainnya.

Di Jakarta, akibat rangkaian demonstrasi oleh mahasiswa dan siswa SMK yang sering berlangsung hingga malam hari dan berujung ricuh, ruas jalan Gatot Soebroto, jalan tol Dalam Kota, beberapa ruas jalan lainnya dan operasional di stasiun terdekat, yakni Palmerah sempat terganggu serta beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan.

Baca juga: Demo Pelajar Rusuh, Motor Wartawan Dibakar di Dekat Stasiun Palmerah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Megapolitan
Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X