Ubur-Ubur Kembali Bermunculan di Permukaan Pantai Ancol

Kompas.com - 07/10/2019, 20:56 WIB
Ubur-ubur muncul di Pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIUbur-ubur muncul di Pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekumpulan ubur-ubur bermunculan di bibir Pantai Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Senin (7/10/2019) ubur-ubur itu berenang di tepian pantai Beach Pool Ancol dan Ancol Beach City.

Ukuran dari ubur-ubur itu cukup bervariasi antara 10- 30 cm. Biota laut ini berenang terpisah di dua kawasan tersebut.

Keberadaan ubur-ubur ini cukup mudah ditangkap mata karena mereka berenang di permukaan laut. Ubur-ubur yang terlihat tampak berwarna bening putih. Beberapa di antaranya bercorak tutul-tutul merah kecokelatan.

Department Head Corporate Communications Ancol Taman Impian Rika Lestari mengatakan kemunculan ubur-ubur memang normal terjadi di Pantai Ancol.

Bahkan menurut Rika, kemunculan ubur-ubur kali ini jauh lebih sedikit ketimbang sebelum-sebelumnya.

Baca juga: Hati-hati! Lakukan Hal Ini Jika Bertemu Ubur-Ubur Saat Menyelam

"Ini fenomena alam yang normal dan kita sendiri dari pihak Ancol sudah melakukan upaya preventif dengan melakukan imbauan dan penjaringan," kata Rika di Pantai Ancol, Senin.

Himbauan tersebut dipasang di pinggir pantai dengan tulisan "Perhatian, hati-hati untuk pengunjung yang bermain di air/berenang agar menghindari ubur-ubur."

Papan imbauan berwarna hijau itu dipasang beberapa buah di pantai yang ada ubur-uburnya. Papan imbauan tersebut berukuran cukup besar.

"Imbauan kepada pengunjung, jangan takut, area kami standby 24 jam life guard," ucap dia.

Adapun fenomena serupa juga pernah terjadi pada bulan Oktober 2018 lalu.

Kala itu, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara  mengatakan, munculnya ubur-ubur di permukaan air Pantai Ancol saat ini karena kondisi kesuburan air yang menurun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X