Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Kompas.com - 17/10/2019, 19:41 WIB
Dinas Binamarga DKI Jakarta potong kabel utilitas di jalan Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONDinas Binamarga DKI Jakarta potong kabel utilitas di jalan Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penataan jaringan utilitas kabel udara yang semrawut masih terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan, terdapat 15 titik kabel semrawut di wilayahnya.

Sebanyak delapan titik di antaranya sudah dilakukan penertiban.

"Jadi sisa tujuh lagi yang belum," kata Mukhlisin saat ditemui di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Baca juga: Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Beberapa wilayah yang belum ditertibkan antara lain di Jalan Melawai, Jalan Iskandarsyah, Jalan Soepomo, Jalan Saharjo, dan Jalan Tendean.

"Pasti akan kami tertibkan semuanya," tegasnya.

Hari ini, melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, kabel udara yang membentang di sepanjang Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, dipotong.

Di samping itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan sejumlah petugas Dinas Perhubungan juga dilibatkan pada penertiban kabel udara hari ini.

"Untuk hari ini, kami lakukan penertiban kabel udara di Bulungan. Kabel udara yang kita potong totalnya 1.400 meter atau 1,4 Km," jelas Mukhlisin.

Ia menuturkan, penertiban kabel udara ini merupakan bagian dari revitalisasi trotoar di Ibu Kota.

"Semoga nanti DKI Jakarta bebas dari kabel-kabel udara. Bisa lebih indah dan tertata," ujarnya. (Annas Furqon Hakim)

 


Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan."

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok Adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok Adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X