Henk Ngantung, Desainer Tugu Selamat Datang di Bundaran HI yang Jadi Gubernur

Kompas.com - 28/10/2019, 12:27 WIB
Tugu Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Foto diambil pada 18 Juli 2019. RYANA ARYADITA UMASUGITugu Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Foto diambil pada 18 Juli 2019.

Tulisan di bawah ini adalah bagian dari Liputan Khusus "Teladan Para Mantan Gubernur DKI Jakarta". Simak kisah-kisah menarik mantan gubernur lainnya dalam tautan berikut ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tugu Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, didesain oleh Henk Ngantung.

Tugu yang menampilkan sepasang pria dan wanita melambaikan tangan, menyambut orang datang ke Jakarta, adalah salah satu magnum opus Henk sepanjang hayatnya.

Tugu Selamat Datang digagas Presiden Soekarno. Patung iitu menghadap ke utara, tujuannya menyapa para delegasi Asian Games IV tahun 1962 yang tiba di Bandar Udara Kemayoran.

Kini, para tamu tak lagi datang dari Bandara Kemayoran di utara Bundaran HI. Namun, Tugu Selamat Datang yang didesain Henk tetap setia mengucapkan selamat datang kepada siapa pun dari belahan bumi mana pun.

Baca juga: Henk Ngantung, Gubernur DKI Etnis Tionghoa Pertama yang Kemudian Menderita karena Dicap PKI

Henk merupakan seorang pelukis andal yang beberapa karyanya abadi hingga hari ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi gubernur Jakarta

Sebelum ditunjuk sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Soekarno tahun 1964 – naik dari posisi wakil gubernur yang telah ia emban selama 4 tahun - Henk sudah menelurkan berbagai karya.

Harian Kompas mencatat, pria bernama lengkap Hendrik Joel Hermanus itu sudah menggurat sejumlah sketsa penting saat proses Perjanjian Linggarjati di Jawa Barat, sejak 10 November 1946 sampai ditandatangani di Paleis Rijswijk (Istana Negara), Jalan Veteran, Jakarta, 25 Maret 1947.

Sketsa-sketsanya detail. Ada sketsa Perdana Menteri Sutan Sjahrir menandatangani naskah perjanjian, Presiden Soekarno dan Prof Schermerhorn berbincang, Bung Hatta duduk bersama Van Mook, dan wartawan asing mengetik di tangga penginapan Perdana Menteri Sjahrir.

Baca juga: Soemarno Sosroatmodjo Sang “Gubernur Sampah”

Malah, sebelum Proklamasi, Henk mulai membidani lahirnya lukisan “Memanah” yang didedikasikan khusus bagi Soekarno. Lukisan itu ceritanya “saksi hidup” perjuangan Soekarno sejak era prakemerdekaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Megapolitan
Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Megapolitan
Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Megapolitan
UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Megapolitan
Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Megapolitan
Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.