Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Dugaan Penipuan Umrah PT Duta Adhikarya Bersama

Kompas.com - 12/11/2019, 13:43 WIB
Puluhan jamaah umrah yang menjadi korban penipuan dan penggelapan Abu Tours menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri (PN)  Makassar,  Jumat (13/7/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoPuluhan jamaah umrah yang menjadi korban penipuan dan penggelapan Abu Tours menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jumat (13/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Garuda Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus umrah dan haji yang dilakukan PT Duta Adhikarya Bersama.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Alexander mengatakan, kasus tersebut bermula dari penyerahan dua orang saksi oleh Kementerian Agama.

Diketahui, kedua saksi itu merupakan pengurus perjalanan umroh PT Duta Adhikarya Bersama.

"Di mana perjalanan umrah tersebut diduga diselenggarakan secara non-prosedural," ujar Alexander dalam keterangan pers di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (12/11/2019).

Agen perjalanan umrah tersebut menampung 45 orang jemaah yang rencananya diberangkatkan melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Oktober 2019.

Namun, para jemaah tersebut batal diberangkatkan lantaran tiket pesawat yang bermasalah.

Tersangka A alias Y yang merupakan Komisaris Utama PT Duta Adhikarya Bersama kembali menjanjikan 45 korban akan diberangkatkan 7 Oktober 2019.

Namun, perjalanan tersebut kembali batal.

"Atas temuan tersebut Team Garuda Sat Reskrim Polres Bandara Soetta melakukan penyelidikan dan penyidikan," kata Alexander.

Tersangka kemudian diamankan di Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 30 Oktober 2019.

Atas perbuatannya, A disangkakan melanggar Pasal 122 Jo Pasal 115 Undang-undang Nomor 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

"Ancaman hukuman penjara enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 6 miliar," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X