Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Kompas.com - 14/11/2019, 23:17 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo, di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo, di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam waktu dekat akan menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membahas penyelesaian proyek Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo, di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

Bima mengatakan, hal itu harus dilakukan sebab Pemkot Bogor berencana akan menganggarkan Rp 12 miliar sebagai kompensasi (tipping fee) ke TPST Nambo, tahun depan.

"Saya ingin mengetahui progres pembangunan TPST Nambo ini. Pemkot harus menghitung pengelolaan anggaran karena harus sesuai rencana terkait pengelolaan sampah di Kota Bogor," kata Bima, Kamis (14/11/2019).

Bima menjelaskan, pembangunan hingga pengelolaan TPST Nambo sepenuhnya dikelola Pemprov Jabar.


Baca juga: Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sebab itu, Pemkot membutuhkan kepastian karena ada beberapa skenario atau opsi yang akan dilakukan dalam pengelolaan sampah ke depannya.

"Pemkot Bogor punya opsi untuk memperpanjang dengan TPA Galuga. Kami juga punya opsi untuk kerjasama dengan swasta. Tapi ya itu, kami harus pastikan dulu ke Pemprov," ujar dia.

 Menurut Bima, sesuai perjanjian awal, Pemkot Bogor mempunyai kuota pembuangan sampah ke TPST Nambo 500 ton per hari, Kabupaten Bogor 600 ton, Tangerang Selatan 500 ton, dan Depok 700 ton per hari.

"Saya secepatnya berkomunikasi dengan Kang Emil (Ridwan Kamil) untuk meminta kejelasan penyelesaian TPST Nambo. Pak Gubernur kapan? Kalau belum jelas selesainya kapan ada kemungkinan kami akan mengelola sampah mandiri dengan beberapa kerjasama dengan pihak lain," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Megapolitan
Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Megapolitan
Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Megapolitan
Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Megapolitan
Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Megapolitan
Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Megapolitan
Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Megapolitan
Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Megapolitan
Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Megapolitan
Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Megapolitan
Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Megapolitan
Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Megapolitan
Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X