PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Kompas.com - 22/11/2019, 21:42 WIB
Penampakan PKL Senen yang tolak dipindahkan ke Pasar Kenari, Jumat (22/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAPenampakan PKL Senen yang tolak dipindahkan ke Pasar Kenari, Jumat (22/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pedagang kaki lima ( PKL) yang berjualan di bahu Jalan Raya Senen, Jakarta Pusat menolak direlokasi di Pasar Kenari.

Ketua Asosiasi Pedagang Jakarta Raya, Ahmad Dahlah mengatakan, alih-alih ke Pasar Kenari, Pemerintah Kota Jakarta Pusat diminta merelokasi mereka ke Pasar Senen Blok III.

“Kami maunya direlokasi ke Pasar Senen Blok III karena segmen pasar kami di situ. Dibanding ke Pasar Kenari yang tidak sesuai dengan segmen pasar kami,” ujar Ahmad ditemui di Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Ahmad mengatakan, sejak para pedagang terkena imbas kebakaran Pasar Senen pada tahun 2014 lalu, mereka kerap meminta direlokasi.

Ia mengaku, pihaknya telah mengirimkan tiga kali surat pengajuan untuk dipindah ke Pasar Senen Blok III. Namun, nyatanya selalu tak membuahkan hasil yang baik.

“Permohonan kami ditolak untuk pindah padahal kami sudah mengirim surat berkali-kali. Sempat audensi juga dengan Kesbangpol dan Satpol PP DKI Jakarta, tapi tetap tidak bisa dipindahkan,” kata Ahmad.

Ahmad mengatakan, pemerintah beralasan tak ada tempat bagi mereka yang saat ini dagang di bahu jalan.

Baca juga: Tolak Relokasi, PKL Ancam Tetap Bertahan di Bahu Jalan Raya Senen

Padahal, nyatanya sejumlah kios di Blok III masih ada yang kosong.

“Masih banyak yang kosong kok, itu alasan mereka aja. Coba liat di sana (Blok III), banyak yang kosong,” ucap Ahmad.

Tidak hanya di Pasar Senen Blok III, lanjut Ahmad, mereka juga rela berdagang di teras pasar asal bisa menjajakan dagangannya di kawasan Senen.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X