Ketika Petugas Tak Takut Lagi Melihat Mayat yang Hanyut di Sungai Cisadane

Kompas.com - 02/12/2019, 15:31 WIB
Ibrahim, salah satu petugas kebersihan Cisadane Dinas PUPR Kota Tangerang saat membersihkan Cisadane Senin (2/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOIbrahim, salah satu petugas kebersihan Cisadane Dinas PUPR Kota Tangerang saat membersihkan Cisadane Senin (2/12/2019)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Penemuan jasad di Sungai Cisadane pagi ini, Senin (2/12/2019) menggegerkan masyarakat Kota Tangerang.

Jasad berbaju hitam ditemukan dalam kondisi telungkup, mengapung bersama sampah yang dihanyutkan arus Sungai Cisadane.

Tapi hal tersebut tidak mengejutkan bagi Ibrohim, salah satu pekerja kebersihan Sungai Cisadane dari Dinas PUPR Kota Tangerang.


Saat ditemui sedang bertugas membersihkan sungai Cisadane, Ibrohim mengaku penemuan jasad manusia sudah menjadi hal yang biasa.

"Sudah ada dua mayat akhir tahun ini," ujar dia kepada Kompas.com dengan ekspresi santai.

Baca juga: Kisah Para Penjaga Sungai Cisadane di Tangerang...

Tapi tidak dengan pengalaman pertamanya menemukan seorang mayat manusia yang terbawa arus Cisadane. Ibrohim mulai bekerja di tahun 2016 sebagai pembersih Sungai Cisadane.

Saat dia baru bekerja, jasad manusia yang terapung membuat dia ketakutan. Pengalamannya melakukan evakuasi jasad pertama kali itu dia rasa menjadi pengalaman yang berharga.

"Itu keingat sampai rumah masih, Bang," kata dia.

Namun saat ini, dia sudah biasa menemukan jasad di aliran Sungai Cisadane.

Penemuan jasad paling akhir terjadi pada pagi ini.

"Sekarang lihat biasa aja, juga ada damkar (pemadam kebakaran) atau PMI yang angkat, bukan kita lagi (petugas pembersih)," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Megapolitan
Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba kepada Aulia Farhan

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba kepada Aulia Farhan

Megapolitan
1.091 Warga Mengungsi akibat Banjir Jakarta, Paling Banyak di Jaktim

1.091 Warga Mengungsi akibat Banjir Jakarta, Paling Banyak di Jaktim

Megapolitan
Polisi Terjunkan 2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi 212 di Monas

Polisi Terjunkan 2.000 Personel Gabungan Amankan Aksi 212 di Monas

Megapolitan
Ini Tahapan Cara Balik Nama Sertifikat Rumah

Ini Tahapan Cara Balik Nama Sertifikat Rumah

Megapolitan
Polisi: Aulia Farhan Konsumsi Narkoba karena Ikut-ikutan Teman

Polisi: Aulia Farhan Konsumsi Narkoba karena Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Eks Calon Independen: Butuh Usaha Luar Biasa Rebut Kekuasaan Wajah Lama di Depok

Eks Calon Independen: Butuh Usaha Luar Biasa Rebut Kekuasaan Wajah Lama di Depok

Megapolitan
Eks Calon Independen: Depok Butuh Sosok Kejutan untuk Dongkrak Partisipasi Politik

Eks Calon Independen: Depok Butuh Sosok Kejutan untuk Dongkrak Partisipasi Politik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X