Penumpukan Penumpang di Stasiun Bekasi Tadi Pagi, Ini Kata PT KCI

Kompas.com - 03/12/2019, 15:07 WIB
Tampak penumpang KRL menumpuk di Stasiun Bekasi imbas dari pengoperasian jalur double double track, Jumat (12/4/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak penumpang KRL menumpuk di Stasiun Bekasi imbas dari pengoperasian jalur double double track, Jumat (12/4/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Perubahan jadwal yang dilakukan PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) berdampak pada lonjakan penumpang di sejumlah stasiun.

Lonjakan terjadi pagi tadi di beberapa stasiun salah satunya Stasiun Bekasi.

Adapun, PT. KCI mengubah jadwal sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2019 sejak tiga hari lalu.


"Volume penumpang di Stasiun Bekasi tercatat sebanyak 43.545 penumpang atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan volume penumpang pada Senin (25/11) sebanyak 41.179 penumpang," ujar Vice President Corporate Communication PT KCI, Anne Purba dalam keterangan pers, Selasa (2/12/2019).

Penumpang kereta yang belum mengetahui perubahan jadwal harus mengikuti jadwal keberangkatan yang baru. Sedangkan penumpang lain pada jam keberangkatan berikutnya terus berdatangan.

Akibatnya, penumpang menumpuk di stasiun. Begitu kereta tiba, mereka langsung berebut masuk.

Baca juga: Perubahan Jadwal KRL, Penumpang Menumpuk di Stasiun Bekasi

PT KAI mengakui bahwa lonjakan terjadi karena perubahan jadwal keberangkatan kereta jarak jauh maupun KRL Commuter Line.

"Terkait adanya perubahan GAPEKA ini bukan hanya berimbas pada KRL tetapi juga kereta api jarak jauh, jadi wajar pada saat dijadikan perubahan atau penjadwalan seperti ini pasti butuh penyesuaian," ujar Senior Manajer Humas PT. KAI Eva Chairunisa.

Sebelumnya, pihak KCI maupun KAI sudah memberikan sosialisasi terkait perubahan jadwal tersebut mulai November 2019 melalui media sosial dan audio visual di stasiun.

Untuk lebih lengkap mengenai perubahan jadwal maupun keberangkatan, pengguna dapat mengakses informasi melalui aplikasi KRL Access, website resmi www.krl.co.id, dan call center 021-121.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X