Kompas.com - 06/12/2019, 20:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa lima orang saksi terkait kasus salon yang menjalankan operasi lipatan kelopak mata ilegal di PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, dari lima saksi yang diperiksa, masing-masing mengaku mengalami gejala yang berbeda sebagai dampak efek samping dari operasi ilegal tersebut.

"Ada beberapa yang menyampaikan, ada yang bengkak sebentar, dan sebagainya. Jadi bervariasi. Ada yang mungkin tidak mengalami masalah secara klinis, tapi ada juga yang mengeluh tapi hanya sebentar," kata Wirdhanto di kantornya, Jumat (6/12/2019).

Baca juga: Ivan Gunawan Akui Gunakan Jasa Pembuatan Lipatan Kelopak Mata Ilegal pada 2016

Namun, kata Wirdhanto, belum ada temuan pelanggan yang harus mendapatkan tindakan medis lanjutan setelah operasi di salon bernama Nana Eyebrow tersebut.

Adapun salah satu dari lima orang saksi yang diperiksa polisi ialah perancang busana Ivan Gunawan atau yang biasa disapa Igun.

Ivan Gunawan diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019)KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI Ivan Gunawan diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019)

Kepada awak media ia mengakui bahwa sempat jadi pelanggan salon itu dan melakukan operasi lipatan mata di sana pada 2016 lalu.

"Ini saya enggak merasa dirugikan, mata saya enggak apa-apa, enggak datang dua kali untuk melakukan retouch setelah saya lakukan pada tahun 2016," ujar Igun.

Baca juga: Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Sebelumnya, Polisi menggerebek salon Nana Eyebrow Beauty Indonesia, yang melayani operasi pembuatan lipatan mata di Pantai Indah Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (14/11/2019).

Salon itu digerebek setelah pemiliknya diketahui melakukan operasi pembuatan lipatan mata secara ilegal.

"Kenapa kami katakan ilegal? Karena tindakan yang dilakukan oleh salon ini merupakan tindakan kesehatan di mana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 30 di mana orang yang melakukan tindakan kesehatan harus mempunyai izin atau sertifikasi kesehatan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya, Jumat (15/11/2019).

Polisi menetapkan dua tersangka  yang merupakan WNA asal China yakni DN dan DS.

Keduanya dikenai pasal berlapis, yakni Pasal 83 juncto Pasal 64, Pasal 197 juncto Pasal 106 Ayat (1), Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3), Pasal 198 juncto Pasal 108 Undang-Undang Kesehatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Aktor Claudio Martinez Datangi Polda Metro, Tanyakan Kelanjutan Kasus Pengeroyokan Suaminya

Istri Aktor Claudio Martinez Datangi Polda Metro, Tanyakan Kelanjutan Kasus Pengeroyokan Suaminya

Megapolitan
6 Siswa SMAN 70 Jakarta Dipenjara karena Keroyok Adik Kelas, Polisi Upayakan 'Restorative Justice'

6 Siswa SMAN 70 Jakarta Dipenjara karena Keroyok Adik Kelas, Polisi Upayakan "Restorative Justice"

Megapolitan
Waduk Lebak Bulus Belum Rampung, Warga Tetap Akan Laksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Lingkungan Waduk

Waduk Lebak Bulus Belum Rampung, Warga Tetap Akan Laksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Lingkungan Waduk

Megapolitan
Saat STNK Mobil di Jakarta Tak Bisa Diperpanjang Jika Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi...

Saat STNK Mobil di Jakarta Tak Bisa Diperpanjang Jika Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi...

Megapolitan
Ada 4 Titik, Cek Lokasi Layanan SIM Keliling DKI Jakarta Hari Ini

Ada 4 Titik, Cek Lokasi Layanan SIM Keliling DKI Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Sering Curhat Utang Pinjol, Seorang Pria Gantung Diri di Rumah Teman

Sering Curhat Utang Pinjol, Seorang Pria Gantung Diri di Rumah Teman

Megapolitan
Ketika Seorang Gadis Diculik Pria Bersenjata yang Bawa Mobil Berpelat Dinas Polisi, Minta Tebusan Rp 50 Juta

Ketika Seorang Gadis Diculik Pria Bersenjata yang Bawa Mobil Berpelat Dinas Polisi, Minta Tebusan Rp 50 Juta

Megapolitan
Saat Pemprov DKI Bersikeras Ganti Nama 22 Jalan meski Timbul Berbagai Penolakan...

Saat Pemprov DKI Bersikeras Ganti Nama 22 Jalan meski Timbul Berbagai Penolakan...

Megapolitan
Aturan Baru yang Diterapkan Saat PPKM di Jakarta Naik ke Level 2, Kapasitas WFO hingga Mal Dibatasi

Aturan Baru yang Diterapkan Saat PPKM di Jakarta Naik ke Level 2, Kapasitas WFO hingga Mal Dibatasi

Megapolitan
Ratapan Orangtua dari Murid yang Ditahan karena Keroyok Adik Kelas: 'Penjara Bukan Jawaban'

Ratapan Orangtua dari Murid yang Ditahan karena Keroyok Adik Kelas: "Penjara Bukan Jawaban"

Megapolitan
Jakarta Jadi Tuan Rumah Pameran Filateli Dunia pada 2-10 Agustus 2022

Jakarta Jadi Tuan Rumah Pameran Filateli Dunia pada 2-10 Agustus 2022

Megapolitan
Peluru Sasar Kaki Perempuan yang Tengah Bersantai di Rumahnya di Cilincing, Polisi Periksa 6 Saksi

Peluru Sasar Kaki Perempuan yang Tengah Bersantai di Rumahnya di Cilincing, Polisi Periksa 6 Saksi

Megapolitan
Asal-usul Remaja Citayam Nongkrong di Dukuh Atas, Imbas Pembebasan Lahan di Tanah Abang

Asal-usul Remaja Citayam Nongkrong di Dukuh Atas, Imbas Pembebasan Lahan di Tanah Abang

Megapolitan
Tahun Ini, PAM Jaya Fokus Sediakan Suplai Air dari Pesanggrahan-Ciliwung

Tahun Ini, PAM Jaya Fokus Sediakan Suplai Air dari Pesanggrahan-Ciliwung

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sempat Kabur dengan Motor Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sempat Kabur dengan Motor Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.