Mundur dari TGUPP, Marco Ingin Tulis Buku tentang Kota di Indonesia

Kompas.com - 12/12/2019, 13:43 WIB
Anggota tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Marco Kusumawijaya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (23/5/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIAnggota tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Marco Kusumawijaya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (23/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) DKI Jakarta Bidang Pengelolaan Pesisir Marco Wijayakusuma mengungkapkan mengenai buku yang sedang ditulisnya.

Marco menyebutkan, buku yang saat ini ia tulis mengenai kota-kota di Indonesia dan hubungannya dengan alam.

"Sebenarnya telah dimulai tujuh tahun lalu (penulisan buku), tapi sempat tertunda selama lebih dari dua tahun sejak 2016, ketika saya dan beberapa kawan terpanggil untuk masuk ke dalam politik praktis," kata Marco saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Kiprah Marco Kusumawijaya: Tim Anies-Sandiaga, Sindir Risma, hingga Mundur dari TGUPP

"Saya masuk ke politik praktis demi menghentikan penggusuran paksa dan reklamasi yang mencapai puncak brutalnya pada tahun 2016," tambah dia.

Marco kemudian mengundurkan diri dari TGUPP pada 1 Desember 2019.

Baca juga: Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco menyebutkan bahwa tugasnya di Komite Pesisir telah selesai dan ingin menuntaskan penulisan buku.

"Tugas Komite Pesisir telah selesai, saya ( Marco Kusumawijaya) non-aktif dari kegiatan di TGUPP untuk menuntaskan penulisan buku," ucap Marco.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, tugas Marco sebagai Ketua TGUPP Bidang Pengelolaan Pesisir telah selesai pada Oktober lalu.

"Khusus pada tim pesisir, mereka sudah menuntaskan pekerjaannya, yaitu menyusun rencana untuk pengembangan kawasan pesisir," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/12/2019).

"Pak Marco sudah selesai (tugasnya), beliau sekarang menyiapkan penulisan buku," lanjut dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

Megapolitan
Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Megapolitan
Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Megapolitan
Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Megapolitan
Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Megapolitan
Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Megapolitan
Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Megapolitan
100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

Megapolitan
Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Megapolitan
Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Megapolitan
Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X