Kelompok Ormas Nyaris Bentrok di Jalan Raya Lenteng Agung

Kompas.com - 16/12/2019, 10:36 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Telah terjadi keributan dua kelompok yang diduga organisasi masyarakat ( ormas) di kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Minggu (15/12/2019) malam.

Kejadian tersebut pun viral setelah akun Instagram @lentengagungterkini mengunggah video kericuhan tersebut.

Kapolsek Jagakarsa Komisaris Harsono mengatakan bahwa bentrokan belum sempat terjadi lantaran polisi berhasil meredam situasi.

"Enggak, enggak ada. Hampir bentrok, berhasil kami cegah, kan," ujar Harsono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/2/2019).

Harsono mengatakan, massa mulai ramai pada pukul 22.00 WIB. Ada massa yang membawa senjata berupa bambu.

Baca juga: Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

"Ya biasa itulah, tapi alhamdulillah enggak dipakai karena kami amankan," kata dia.

Namun, dia belum bisa memastikan ormas apa yang terlibat dalam keributan. Pihaknya juga belum bisa memastikan pemicu dari keributan tersebut.

"Ya ormas biasalah. Ormas sama ormas. Tapi karena kami halau duluan jadi enggak jadi (bentrok)," ucap mereka.

Pihaknya bereherap bagi semua warga agar tidak terlibat dalam aksi bentrokan dengan warga lain. Pasalnya hal tersebut akan berdampak pada jatuhnya korban dan mengganggu ketertiban orang lain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X