Berenang Tanpa Pelampung, Seorang Kakek Tewas Tenggelam di Pantai Ancol

Kompas.com - 16/12/2019, 13:22 WIB
 Wisatawan di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (17/4/2019). KOMPAS.COM / SILVITA AGMASARI Wisatawan di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Elyas Susanto (70) ditemukan tewas di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (14/12/2019) pagi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena tenggelam.

Padahal, kakek tersebut diketahui sudah sering berenang di Pantai Ancol menggunakan pelampung. Namun, kala itu, korban yang datang bersama keluarga, memutuskan berenang tanpa menggunakan pelampung.

"Korban sudah sering dan rutin berenang di (Pantai) Ancol memakai pelampung. Tapi hari itu, korban (berenang) tidak menggunakan pelampung," ujar Yusri saat dikonfirmasi, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Informasi penemuan jenazah korban awalnya disampaikan pengunjung Pantai Lagoon kepada penjaga pantai. Korban, kata Yusri, ditemukan sekitar 25 meter dari bibir pantai.

"Saksi lifeguard (penjaga pantai) awalnya diberi tahu pengunjung bahwa ada orang tenggelam. Saksi mengecek dan melihat ada laki-laki yang berada di pantai yang berjarak sekitar 25 meter dari bibir pantai," ungkap Yusri.

Penjaga pantai kemudian memberikan pertolongan kepada korban, tetapi korban tetap tidak sadarkan diri. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

"Dikarenakan korban tidak juga sadarkan diri, korban kemudian dbawa ke Rumah Sakit Sulianti Saroso. Namun korban dinyatakan meninggal dunia (dalam perjalanan ke rumah sakit)," ujar Yusri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X