BKSDA DKI Akan Lepas Ular-ular yang Tertangkap di Gunung Salak

Kompas.com - 19/12/2019, 21:35 WIB
Anggota Komunitas Ciliwung Depok, Erwandi Supriadi memperlihatkan cara menangkap ular di Depok, Jawa Barat, Rabu (18/12/2019).   Akhir-akhir ini di beberapa rumah warga di wilayah di Jabodetabek banyak ditemui kasus penemuan ular liar. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOAnggota Komunitas Ciliwung Depok, Erwandi Supriadi memperlihatkan cara menangkap ular di Depok, Jawa Barat, Rabu (18/12/2019). Akhir-akhir ini di beberapa rumah warga di wilayah di Jabodetabek banyak ditemui kasus penemuan ular liar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) DKI Jakarta berencana akan melepas ular-ular yang ditemukan di kawasan Jakarta ke Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala BKSDA DKI Jakarta Ahmad Munawar mengatakan, ular-ular akan dihimpun dari tangkapan berbagai pihak termasuk komunitas-komunitas pemerhati ular.

"Kami sudah punya tempat di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi. Nanti kami atur yang sudah dievakuasi akan dilepaskan di alam," kata Ahmad dalam diskusi di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (19/12/2019).

Ia menambahkan, lokasi tersebut sangat jauh dari permukiman penduduk sehingga aman bagi manusia ataupun ular itu sendiri.

Baca juga: PPSU Kelurahan Disarankan Dilatih Tangani Ular

Ia lantas menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria dalam pelepasan ular. Kriteria pertama yaitu lokasi itu pernah ditinggali oleh ular sejenis.

Kriteria kedua yang dilepas itu harus dinyatakan sehat agar tidak menyebarkan suatu penyakit ke satwa-satwa lain di habitat barunya.

"Kami pastikan bahwa habitat baru habitat yang cocok untuk dia yakni tersedia pakan, tersedia ruang, jangan kita pindahkan ke lokasi yang lebih buruk dari sebelumnya," ujar Ahmad.

Selain itu, perlu ada monitoring terhadap ular yang dilepaskan di habitat barunya untuk mengetahui apakah satwa itu mampu beradaptasi.

"Kami me-rescue untuk mengurangi ancaman terhadap manusia," ujar Ahmad.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Ini Pasang Wifi Gratis untuk Belajar Online di 7 Titik di Jakbar

Politisi PAN Ini Pasang Wifi Gratis untuk Belajar Online di 7 Titik di Jakbar

Megapolitan
Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Megapolitan
Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Megapolitan
Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Megapolitan
3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

Megapolitan
Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih 'Asli Depok dan Jawa'

Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih "Asli Depok dan Jawa"

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Megapolitan
Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Megapolitan
Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Megapolitan
Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X