Ini Sejumlah Titik Banjir di Tangerang Selatan

Kompas.com - 01/01/2020, 19:18 WIB
Banjir setinggi 70-80 cm di Jalan Semangak 1, RT 004 RW 009, Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020). KOMPAS.com/PUTRABanjir setinggi 70-80 cm di Jalan Semangak 1, RT 004 RW 009, Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com- Hujan yang terus mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek sejak Selasa (31/12/2019) kemarin, membuat beberapa permukiman di Tangerang Selatan terendam banjir.

Sedikitnya ada enam kecamatan di Tangerang Selatan terendam banjir pada Rabu (1/1/2020).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, berdasarkan data sementara yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangsel, ada enam dari tujuh kecamatan yang terendam banjir.

Dari enam kecamatan tersebut yakni Serpong Utara, Serpong, Ciputat Timur, Ciputat, Pamulang dan Pondok Aren.

Baca juga: Waspada, Menurut BMKG Intensitas Hujan di Jabodetabek Masih Tinggi Sepekan ke Depan

"Untuk data sementara Serpong Utara, Serpong, dan Ciputat Timur itu masing-masing satu wilayah (banjir) . Dengan lokasi ketinggian 50 sampai 300 sentimeter," kata Benyamin saat dihubungi.

Selain wilayah tersebut, terdapat tiga kecamatan lain seperti Pemulang dan Ciputat dan Pondok Aren mengalami kondisi serupa.

Untuk Kecamatan Pamulang ada sekitar tujuh titik wilayah yang terendam banjir. Sedangkan untuk Kecamatan Ciputat ada lima titik.

"Untuk Kecamatan Pondok Aren ada dua titik di Pondok Maharta, terdampak 4 RW sekitat 500 Kartu keluarga dan Graha raya Nusa indah berdampak 700 jiwa," ucapnya.

Baca juga: Saat Curah Hujan Ekstrem Dituding Jadi Penyebab Banjir Jakarta di Awal 2020...



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X