PT KAI Siapkan Rail Clinic, Korban Banjir Bisa Cek Kesehatan hingga Periksa Gigi

Kompas.com - 03/01/2020, 12:28 WIB
PT KAI DAOP 1 Jakarta menghadirkan kereta api khusus dengan fasilitas klinik dan perpustakaan di Stasiun Walantaka, Kota Serang, Kamis (21/11/2019) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINPT KAI DAOP 1 Jakarta menghadirkan kereta api khusus dengan fasilitas klinik dan perpustakaan di Stasiun Walantaka, Kota Serang, Kamis (21/11/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka pos layanan kesehatan di Rail Clinic yang disiapkan untuk korban banjir yang terdampak sejak 1 Januari 2020.

Rail Clinic merupakan kereta kesehatan milik PT KAI yang difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya korban banjir seperti saat ini.

"Di dalam Rail Clinic ini terdapat pelayanan kesehatan berupa layanan dokter umum, dokter gigi, laboratorium sederhana, kebidanan dan layanan farmasi atau obat-obatan," ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Stasiun Taman Kota, Jakarta Barat, Jumat (3/2/2020).

Edi mengatakan, di dalam Rail Clinic itu juga juga disiagakan tenaga medis Rail Clinic tanggap bencana banjir sebanyak 10 personil, yang terdiri dari 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 2 petugas laboratorium, 1 bidan dan 3 apoteker.

Baca juga: Mengenal Rail Clinic, Kereta Kesehatan Milik KAI yang Punya Fasilitas Lengkap

Rail Clinic ini nantinya mobile melayani masyarakat yang mengungsi di kawasan perlintasan Stasiun Pesing hingga Stasiun Rawa Buaya.

"Rail Clinic ini akan berhenti tiap dua jam di stasiun maupun jalur perlintasan kereta yang jadi tempat pengungsian warga yang terdampak banjir," kata Edi.

Edi mengatakan, dengan adanya pelayanan kesehatan dari PT KAI ini diharapkan bisa membantu para korban banjir untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai di pasca banjir.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang korban banjir berada di kawasan Pesing hingga Rawa Buaya bisa memeriksakan kesehatannya di Rail Clinic tersebut.

"Kami hadir disini sebagai bentuk kepedulian PT KAI terhadap masyarakat disekitar jalur rel yang dilanda bencana banjir. Diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pasca banjir ini," kata Edi.

Baca juga: Korban Banjir Villa Nusa Indah Terperangkap Selama 18 Jam bersama Air Bah, Ular dan Kegelapan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Megapolitan
Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Megapolitan
Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Megapolitan
Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Megapolitan
Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.