Seorang Siswi SMA Tewas Terlindas Truk di Harapan Indah Bekasi

Kompas.com - 14/01/2020, 10:20 WIB
Ilustrasi kecelakaan SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang siswi SMA berinisial AK (16) tewas terlindas truk kontainer di Jalan Sultan Agung, tepatnya di gerbang Harapan Indah, Medansatria, Kota Bekasi, Senin (13/1/2020).

Polisi mengatakan, korban jatuh dari sepeda motor saat dibonceng C (45) sepulang sekolah dari  Bekasi ke Jakarta, pada sekitar pukul 16.30 WIB sebelum terlindas truk.

" Motor akan mendahului truk yang sama-sama (melaju) dari arah Bekasi ke Jakarta, namun stang motor menyentuh bodi truk sehingga motor oleng," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa pagi.

Baca juga: Pengemudi Mobil yang Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Antasari Jalani Tes Urine

Ojo mengatakan, C yang mengemudikan motor itu hendak mendahului truk dari arah kiri, bukan dari arah kanan.

Setelah bersenggolan, motor langsung oleng kemudian jatuh ke dalam kolong truk kontainer.

"Yang dibonceng terlindas kepalanya sampai meninggal di tempat, sementara pengemudi motor jatuh ke kiri hanya luka ringan," ujar dia.

"Korban langsung kami evakasi ke RSUD Bekasi dan dilakukan olah TKP," imbuh Ojo.

Menurut Ojo, tak ada hubungan keluarga antara AK dengan C, mereka bukan pula ojek dengan penumpangnya.

Menurut dia, keluarga AK selama ini sudah mempercayai C untuk menjemput korban tiap pulang sekolah.

"Korban sekolah di salah satu SMA di daerah Jatiwaringin, tinggal di Perumahan Bulevard, sedang pengemudi motor tinggal di daerah Jatibening, asal Lebak, Banten," kata Ojo.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X