Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Warga Cililitan Rusak Berat Akibat Banjir, Plafon dan Pagar Ambruk

Kompas.com - 20/01/2020, 14:54 WIB
Dean Pahrevi,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah di Jalan Cililitan Kecil Tiga, RT 013, RW 07, Kelurahan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, rusak berat akibat banjir awal tahun 2020 lalu.

Pantauan Kompas.com di lokasi, plafon dan pagar di samping rumah tersebut ambruk.

Di bagian dalam rumah, tembok dapur dan kamar mandi retak dan rawan bertambah parah.

Tati, pemilik rumah tersebut mengatakan, kerusakan rumahnya akibat terjangan banjir pada 1 Januari 2020 lalu.

Awalnya kerusakan terdapat pada plafon dan pagar samping rumah yang ambruk.

Baca juga: Ditanya Soal Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Dinas Perkimta Tangerang Fokus Urus Listrik yang Mati

"Terus beberapa hari kemudian, ambruk di belakang (dapur). Terus kamar mandi juga kayak ketarik gitu, jadi iya (retak-retak)," kata Tati di lokasi, Senin (20/1/2020).

Dia menjelaskan, atas kerusakan rumahnya itu, dirinya melapor ke pihak Kelurahan Cililitan untuk meminta bantuan perbaikan rumahnya.

"Saya tadi mau lapor dari awal, cuma pas banjir saya tidak ngungsi jadi selamatkan rumah dulu, saya kerja dulu, bersih-bersih rumah, jadi baru lapor saya ke kelurahan, biar bagaimana baiknya," ujar Tati.

Baca juga: Hujan Deras di Depok, Dua Pekarangan Rumah Rusak Akibat Longsor

Adapun pihak kelurahan telah meninjau rumah milik Tati.

Lurah Cililitan Agung Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan menindaklanjut laporan Tati ke instansi terkait.

"Kita akan laporkan secara berjenjang dari tingkat kecamatan, tingkat kota sesuai hukum yang ada. Nanti diminta foto copy KTP, KK, nomor telepon dan sebagainya nanti pihak terkait yang menindaklanjuti," ujar Agung di lokasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com