Kepsek SMAN 60 Jakarta Kecam Oknum Muridnya yang Jadi Pelaku Pembacokan

Kompas.com - 21/01/2020, 17:09 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengeroyokan.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Kepala Sekolah SMA Negeri 60 Jakarta Selatan Bahari Lubis mengecam tindak penganiayaan yang melibatkan muridnya yang bernama Mohammad Rifki Fajar Mauliddan (18).

"Oh sangat (mengecam). Ini saya bilang, benar-benar harus diusut sama kepolisian. Ini benar-benar kejahatan kalau saya bilang," kata Bahari saat ditemui di sekolah SMAN 60 Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Kaget Siswanya Jadi Pelaku Pembacokan, Kepala Sekolah: Anak Ini Saya Kenal karena Unik

Pihak sekolah akan selalu mendukung proses penyelidikan untuk mengungkap kasus penganiayaan ini. Bahari menyebutkan bahwa pihak SMAN 60 akan kooperatif ketika kepolisian memanggil untuk dimintai keterangan.

"Keterangan disampaikan apa adanya, jangan sampai kita beropini. Kita kan enggak tahu," ucap dia.

Sebelumnya, Rifki ditangkap jajaran Polsek Pasar Minggu saat masih berada di lingkungan SMAN 60 Jakarta Selatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia ditangakap lantaran terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap pelajar bernama Redondo Putra Mosad (16). Korban merupakan murid SMK Wisata Indonesia, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Putra tewas akibat pengeroyokan yang terjadi di Jalan Pekayon I, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (17/1/2020). 

Baca juga: SMAN 60 Tak Beri Bantuan Hukum untuk Siswanya yang Ditangkap karena Aniaya Pelajar Lain

"Penangkapan, hari Senin, 20 Januari 2020 sekitar jam 15.00 WIB di SMAN 60, Bangka, Jakarta Selatan," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Prayitno saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020) malam. 

Polisi juga mengamankan senjata tajam yang digunakan pelaku. Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam penganiyaan. 

Korban pun sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu guna dilakukan perawatan lebih lanjut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Megapolitan
10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

Megapolitan
Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Megapolitan
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Megapolitan
Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Megapolitan
Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Megapolitan
Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Megapolitan
Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Megapolitan
Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Megapolitan
Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Megapolitan
84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

Megapolitan
RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X