3 Penodong Satroni Warteg dan Rampok Orang yang Sedang Makan

Kompas.com - 21/01/2020, 18:01 WIB
Komplotan penodong yang terdiri dari tiga pria merampas dompet dan ponsel seorang pria yang sedang  makan di sebuah rumah makan di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020) malam. Dalam gambar tampak dua dari mereka sedang mengancam korban yang membelakangi kamera. YoutubeKomplotan penodong yang terdiri dari tiga pria merampas dompet dan ponsel seorang pria yang sedang makan di sebuah rumah makan di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020) malam. Dalam gambar tampak dua dari mereka sedang mengancam korban yang membelakangi kamera.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah makan di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, disatroni segerombolan penodong, Senin (20/1/2020) malam.

Komplotan penodong yang terdiri dari tiga laki-laki itu datang menggunakan sepeda motor ke rumah makan tersebut. 

Salah satu dari mereka masuk dan langsung menodongkan senjata tajam kepada pelanggan bernama Andika Nugraha Gusti yang sedang makan di rumah makan tersebut.

Sambil menodongkan celurit, pelaku meminta korban untuk menyerahkan dompet serta telepon genggamnya. 

Baca juga: Fakta Terbaru, Pengemudi Lamborghini Penodong Pistol Simpan Granat di Dalam Rumah

Setelah mendapatkan ponsel dan dompet, pelaku bersama teman-temannya kabur meninggalkan korban.

Peristiwa tersebut terekam kemera CCTV yang ada di dalam rumah makan itu.

Kapolsek Pesanggrahan mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan ke lokasi.

"Tim buser sudah mendalami dan semalam sudah berada di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Sukadi, Selasa.

Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan uang sebesar Rp 950.000 dan telepon genggam merek Xiaomi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Megapolitan
Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X