Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

Kompas.com - 22/01/2020, 16:02 WIB
Pekerja menggali tanah yang sudah diberi titik untuk pembuatan septik tank di Gang Sekretaris I, Tanjung Duren Jakarta Barat, Rabu (9/10/2019). Ada sekitar 21 titik lubang galian yang dibuat di sepanjang gang. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPekerja menggali tanah yang sudah diberi titik untuk pembuatan septik tank di Gang Sekretaris I, Tanjung Duren Jakarta Barat, Rabu (9/10/2019). Ada sekitar 21 titik lubang galian yang dibuat di sepanjang gang.

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 8.838 kepala keluarga di Kota Depok disebut tidak memiliki septic tank sebagai wadah untuk membuang hajat.

Data tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman atau Kadis Rumkim Kota Depok Dudi Miraz pada pertemuan dengan DPRD Kota Jawa Barat pada, Selasa (21/1/2020).

Selama ini, warga di kawasan tersebut membuang hajat di sungai yang ada dekat rumahnya.


Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Air Domestik, Indra Kusuma Cahyadi pun meluruskan jumlah KK yang belum punya septic tank

Sebelumnya, disebutkan bahwa terdapat 8.870 KK.

"Datanya itu ada 8.838 yang benar, kemarin itu salah sebut, nah data ini dari hasil mengumpulkan informasi dan bertanya kepada kader masing-masing kelurahan," ujar Indra saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Ada 8.870 KK di Depok Belum Punya Septic Tank

Indra mengatakan, wilayah yang paling sedikit memiliki septic tank yakni di kecamatan Pancoran Mas.

Jumlahnya, ada 1.125 KK yang tidak memiliki septic tank.

Indra menambahkan. dari data yang dihimpun tersebut, Pemkot Depok akan membangun sejumlah septic tank di wilayah-wilayah tersebut dalam kurun 1 tahun.

"Selanjutnya Wali Kota menjanjikan akan membuatkan 1.000 septic tank per tahun bagi warga yang belum memilikinya," ujar Indra

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X