Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Kompas.com - 27/01/2020, 09:13 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek, membuat Perumahan Ciputat Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (27/1/2028) terendam banjir. dokumentasi pribadiHujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek, membuat Perumahan Ciputat Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (27/1/2028) terendam banjir.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Minggu (26/1/2020), membuat Perumahan Ciputat Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, terendam banjir pada Senin (27/1/2028).

Salah satu warga, Yogi mengatakan, air mulai  merendam kawasan perumahan rumahan tersebut sekitar pukul 03.00 WIB.

"Masuknya sekitar jam 3 pagi. Air naik begitu cepat dari mulai semata kaki sekarang sudah ada sekitar 40 sentimeter," kata Yogi kepada Kompas.com.


Baca juga: Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Namun, kata Yogi, ketinggian air yang terjadi di perumahan tidak merata karena kondisi titik masing-masing rumah.

"Kalau masuk rumah, rumah mertua saya ini masuk. Ada sebagian yang tidak masuk karena memang lokasinya kebih tinggi," katanya.

Menurut Yogi, banjir yang saat ini terjadi diduga karena kiriman air dari hulu, mengingat pada Minggu malam kemarin terjadi hujan deras.

"Kemarin hujan deras belum banjir. Ini kayaknya kiriman. Karena cepat banget air masuk. Sekarang di dalam rumah masih sebetis," ucapnya.

Baca juga: Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Saat ini, khawatir air yang terus naik Yogi dan keluarga telah mengevakuasi barang-barang yang ada di dalam rumah.

"Sudah kami evakuasi dikit-dikit. Karena takut hujan deras lagi banjir naik lagi. Tadi katanya pihak camat juga mau tinjau ke sini," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X