Bajing Loncat di Cilincing Manfaatkan Kemacetan Saat Beraksi

Kompas.com - 27/01/2020, 16:57 WIB
Viral Bajilo Beraksi di Kolong Truk Saat Macet di Cilincing ditangkap polisi Minggu (27/1/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIViral Bajilo Beraksi di Kolong Truk Saat Macet di Cilincing ditangkap polisi Minggu (27/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Utara menangkap MD (19) dan DP (15), bajing loncat yang viral karena beraksi di tengah kemacetan di Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan para tersangka tersebut memang sengaja beroperasi saat situasi sedang macet.

"Jadi memang mereka beroperasi saat jam-jam macet. Itu kan memang memperlambat laju kendaraan," tutur Budhi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (27/1/2020).


Baca juga: Dua Remaja di Cilincing Jadi Bajing Loncat untuk Main Game Online

Di tengah keadaan macet itu, dua orang remaja ini merangsek ke kolong truk dan mengambil barang-barang yang ada di sana.

Budhi menyebutkan para tersangka tersebut mengaku sudah dua kali menjalankan aksinya.

"Untuk tersangka MD ini merupakan residivis. Artinya dia sudah pernah dihukum dan pernah diproses untuk kasus yang sama," tutur Budhi.

Adapun MD dan DP ditangkap tak jauh dari lokasi mereka beraksi pada Minggu (26/1/2020) kemarin.

Baca juga: 4 Tersangka Pencurian Ditangkap Aparat Polsek Senen

Setelah menangkap kedua tersangka itu, polisi juga mengamankan LD dan DS pada hari yang sama.

MD dan DP dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka LD dan DS di kenakan pasal 480 KUHP penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X