Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Kompas.com - 28/01/2020, 21:59 WIB
Saluran Penghubung Sulaiman di wilayah Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). Dokumentasi Kominfotik Jakarta TimurSaluran Penghubung Sulaiman di wilayah Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saluran Penghubung (PHB) Sulaiman di RW 03 dan RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, selesai dibersihkan dari sedimentasi yang menumpuk, Selasa (28/1/2020).

Adapun, saluran yang sempat dipenuhi sedimentasi berupa lumpur dan sampah pascabanjir 1 Januari 2020 itu dibersihkan oleh petugas gabungan dari PPSU, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, dan pemadam kebakaran Jakarta Timur.

Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman mengatakan, dengan bersihnya saluran tersebut, bisa dipastikan banjir di wilayah Cipinang Melayu tidak akan terulang.


Baca juga: Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

"Sudah aman dari banjir, gorong gorong yang tertutup kemarin sudah kita kuras maka dari itu sudah bebas dari banjir," kata Agus dalam keterangannya, Selasa.

Turut diketahui, saluran PHB Sulaiman ini merupakan saluran induk yang melewati Saluran Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Kalimalang, dan Kali Sunter.

Agus berharap banjir tidak kembali terjadi walaupun saat hujan deras mengguyur wilayah Cipinang Melayu.

"Mudah-mudahan kalau nanti terjadi hujan besar tidak ada genangan lagi", ujar Agus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X