Relokasi Korban Banjir Lebak, Pemprov Banten Siapkan Rp 50 Juta per Rumah

Kompas.com - 30/01/2020, 15:27 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pemerintah provinsi Banten berupaya merelokasi para korban longsor dan banjir bandang Kabupaten Lebak, Banten. Hal tersebut dikatakan pada saat berada di kawasan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiGubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pemerintah provinsi Banten berupaya merelokasi para korban longsor dan banjir bandang Kabupaten Lebak, Banten. Hal tersebut dikatakan pada saat berada di kawasan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah provinsi Banten berupaya mengevakuasi korban longsor dan banjir bandang Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (1/1/2020) lalu.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, saat ini pemerintah provinsi Banten tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Salah satunya PT Perkebunan Nusantara terkait lahan untuk merelokasi para korban.

"Kita minta dukungan dari perusahaan perkebunan untuk menghibahkan tanah untuk merelokasi 2.000 rumah untuk relokasi. Anggaran Rp 50 juta untuk satu rumah," kata Wahidin saat di Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: PLN Padamkan 146 Gardu Terdampak Banjir di Wilayah Banten

Selain merelokasi korban, Pemerintah Provinsi Banten juga akan membangun fasilitas umum yang rusak setelah diterjang bencana awal tahun 2020 lalu.

"Itu dianggarkan oleh PUPR untuk jalan pemerintah provinsi. Sementara jembatan gantung ini banyak (diperbaiki) partisipasi masyarakat dan perusahaan. Dan bulan ini sudah kita mulai," kata dia.

Menurut Wahidin, pihaknya yang bekerja sama dengan kepolisian juga telah mengatasi keberadaan penambang emas ilegal (gurandil).

Pekerjaannya yang menggali lubang dan menebang pohon di gunung dinilai penyebab terjadinya longsor.

Baca juga: Jalur Tertutup Longsor, Warga Lebak Banten Tempuh 2 Kilometer untuk Ambil Bantuan

"Perintah presiden untuk menertibkan di daerah puncaknya yang sudah di lakukan oleh kapolda 1.700 gurandil yang selama ini menggali lobang gali gunung dan menebang pohon untuk memperkuat lobangnya sehingga menjadi penyebab longsor itu sudah ada tindakan dan telah hentikan," kata Wahidin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X